Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Serangan Ukraina Hancurkan Jembatan Penting Russia

📅 Sabtu, 17 Agu 2024, 09:35 WIB | Oleh:
Serangan Ukraina Hancurkan Jembatan Penting Russia Doc: BBC/Telegram
Ket. Jembatan ini digunakan oleh Russia untuk memasok pasukannya.

JAKARTA - Ukraina telah menghancurkan jembatan yang secara strategis di atas sungai Seym, saat melanjutkan invasinya ke wilayah Kursk milik Russia.

Dikutip BBC, Para pejabat Russia mengatakan bahwa operasi di dekat kota Glushkovo telah memutus sebagian distrik setempat.

Jembatan itu digunakan oleh Kremlin untuk memasok pasukannya dan penghancuran jembatan dapat menghambat upaya mereka.

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan pasukan Ukraina sedang memperkuat posisi mereka di Kursk, dan menyebut wilayah yang direbut itu sebagai dana pertukaran, yang menyiratkan wilayah tersebut dapat ditukar dengan wilayah Ukraina yang diduduki oleh Moskow.

Memasuki minggu kedua, ini adalah serangan terdalam Ukraina ke Russia sejak Moskow melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina lebih dari dua tahun lalu.

Operasi lintas-perbatasan mendadak yang dilakukan Ukraina mengakibatkan lebih dari 120.000 orang mengungsi ke tempat aman.

Namun di tengah klaim Ukraina atas perolehan teritorial, Kyiv berulang kali menegaskan pihaknya tidak ingin menduduki Russia.

"Ukraina tidak tertarik menduduki wilayah Russia," kata seorang pembantu senior Presiden Ukraina Zelensky pada hari Jumat (16/8).

Mykhailo Podolyak mengatakan salah satu tujuan utama yang mereka inginkan dari serangan ke Rusia membuat Moskow bernegosiasi "sesuai persyaratan kami".

"Di wilayah Kursk, kita dapat melihat dengan jelas bagaimana alat militer digunakan secara objektif untuk membujuk Russia agar memasuki proses negosiasi yang adil," tulisnya di X. Kyiv telah terbukti sebagai "sarana pemaksaan yang efektif".

Kepala militer Ukraina, Oleksandr Syrsky, mengatakan pada hari Jumat, serangan telah membuat kemajuan lebih lanjut.

"Pasukan kelompok penyerang terus bertempur dan telah maju di beberapa daerah sejauh satu hingga tiga kilometer ke arah musuh," katanya kepada Presiden Zelensky dalam sebuah video yang diunggah di media sosial.

Syrsky mengatakan dia berharap dapat mengambil "banyak tawanan" dari pertempuran di desa Mala Loknya, sekitar 13 km (8 mil) dari perbatasan.

Saat Ukraina terus maju, para pejabat di wilayah Belgorod Russia yang berbatasan dengan Ukraina mengatakan akan mengevakuasi lima desa mulai hari Senin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Liga Arab Kukuhkan Nabil Fa...
Luar Negeri
Pemimpin Korut Bertekad Per...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.