Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga Dibantu untuk Manfaatkan Pangan Lokal Jadi Produk UMKM

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 00:31 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga Dibantu untuk Manfaatkan Pangan Lokal Jadi Produk UMKM Doc: ANTARA/HO-Pemkab HSU
Ket. Pemkab HSU menggelar pelatihan tata boga terkait pengolahan pangan bagi masyarakat di Desa Babirik Hilir, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, beberapa waktu lalu.

Hulu Sungai Utara - Pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (Pemkab HSU), Kalimantan Selatan (Kalsel), membantu warga memanfaatkan pangan lokal menjadi berbagai macam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) olahan guna meningkatkan perekonomian keluarga.

"Pangan lokal di Hulu Sungai Utara berpotensi menjadi berbagai macam produk olahan. Jika diolah dengan benar, nantinya memiliki nilai jual, sehingga membantu perekonomian masyarakat," kata Kepala Dinas Perpustakaan HSU Karyanadi di Amuntai, Hulu Sungai Utara, Kalsel, Rabu.

Dia mengungkapkan untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha untuk mengolah pangan, pihaknya menggelar pelatihan tata boga program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial dengan melibatkan masyarakat di Desa Babirik Hilir.

"Program ini sebagai salah satu upaya untuk memberdayakan masyarakat, sehingga kualitas sumber daya manusia (SDM) juga meningkat," ujarnya.

Karyanadi menyebutkan pangan lokal di desanya melimpah dan memiliki prospek yang menjanjikan, seperti terong ungu, tomat, cabai, labu, mangga, serta komoditas hortikultura lainnya, termasuk berbagai sayur mayur.

Melalui pelatihan itu, dia berharap masyarakat tidak hanya mengolah hasil kebun apa adanya untuk kebutuhan makan sehari-hari, tetapi dapat berinovasi menciptakan berbagai produk UMKM lokal berkualitas yang mampu bersaing di pasar domestik hingga mancanegara.

Karyanadi mencontohkan buah terong yang dapat diolah menjadi keripik sebagai makanan ringan dengan bumbu khas daerah yang beragam, kemudian komoditas tomat juga dapat diolah menjadi produk asinan yang memiliki rasa unik.

"Kami menghadirkan pelatih yang kompeten untuk memberikan bekal bagi masyarakat, mereka dibimbing mulai dari pembuatan aneka olahan, teknik pengemasan, hingga cara pemasaran melalui daring," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.