Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sebanyak 1.248 Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Bolaang Mongondow

📅 Kamis, 15 Agu 2024, 00:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sebanyak 1.248 Warga Terdampak Banjir di Kabupaten Bolaang Mongondow Doc: ANTARA/HO-BPBD Bolaang Mongondow
Ket. Hujan deras yang terjadi di wilayah Bolaang Mongondow menyebabkan banjir merendam rumah warba di tiga kecamatan.

Manado - Sebanyak 1.248 jiwa dalam 453 kepala keluarga yang ada di tiga kecamatan di Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara terdampak banjir yang terjadi sejak Selasa (13/8), pukul 08.00 wita.

"Jadi belum semua warga terdampak banjir yang terdata, pendataan pascabanjir masih sementara dilakukan," kata Kepala Bidang Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bolaang Mongondow, Abdul Muin di Manado, Rabu.

Dia mengatakan, data hingga Selasa (13/8) pukul 19.30 Wita, dari 13 desa yang tersebar di tiga kecamatan, baru lima desa di dua kecamatan yang terdata, sisanya masih dalam pendataan.

Abdul Muin menjelaskan, di Kecamatan Lolayan, warga terdampak banjir di Desa Bakan, Desa Tanoyan Utara, Desa Tanoyan Selatan dan Desa Mengkang masih dalam pendataan.

Sementara di Desa Mopusi luapan sungai hanya menggenangi halaman rumah warga, di Desa Kopandakan II sebanyak 168 jiwa atau 43 kepala keluarga mengungsi, dan di Desa Mopait sebanyak 51 jiwa atau 13 kepala keluarga terdampak.

Selanjutnya, dua desa di Kecamatan Dumoga masing-masing Desa Toruakat dan Desa Pusian, kata dia, masih dalam pendataan.

Sedangkan di Kecamatan Dumoga Timur, masing-masing Kelurahan Imandi (dalam pendataan), Desa Mogoyunggung sebanyak 65 jiwa atau 20 kepala keluarga terdampak banjir.

Begitupun Desa Mogoyunggung I dan Desa Mogoyunggung II masing-masing sebanyak 637 jiwa atau 243 kepala keluarga dan 327 jiwa atau 134 kepala keluarga terdampak banjir.

"Total ada sebanyak 415 rumah di Kecamatan Dumoga Timur dan Kecamatan Lolayan yang terendam banjir, desa lainnya masih didata," ujarnya.

Dia menambahkan, hingga saat ini terdapat 43 kepala keluarga atau 168 jiwa warga Desa Kopandakan II mengungsi ke Gudang Faninda Jaya Meubel.

Dia berharap warga tetap berhati-hati, tetap waspada karena kondisi cuaca mendung dan berpeluang hujan.

"Kondisi tinggi air berangsur surut," ujarnya.

Cuaca ekstrem hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Bolaang Mongondow terjadi sejak hari Senin (12/8) hingga keesokan harinya menyebabkan kapasitas/debit air sungai meluap.

Selain merendam pemukiman masyarakat juga terjadi beberapa titik longsor pada ruas jalan Matali Baru - Torosik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.