Tren Deflasi Jadi Sinyal Ekonomi Lesu
📅 Rabu, 14 Agu 2024, 06:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiDia menjelaskan, turunnya daya beli masyarakat dapat mempengaruhi pendapatan negara yang diakibatkan dari penurunan pajak pertambahan nilai (PPN) dan turunnya setoran pajak industri perdagangan.
Apabila daya beli masyarakat anjlok berkepanjangan tentu akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi terhambat sehingga kemiskinan akan semakin meningkat.
Sebelumnya, Deputi bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, menilai deflasi yang dialami Indonesia selama tiga bulan berturut-turut masih dalam kategori aman dan sesuai sasaran pemerintah.
Menurut Ferry, deflasi tersebut utamanya disebabkan harga pangan bergejolak atau volatile food yang turun minus 1,92 persen secara bulanan (mtm) dan tercatat sebesar 3,63 persen secara tahunan (yoy).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!