Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Komandan RSF Sudan Berkomitmen Hadir Bahas Gencatan Senjata di Jenewa

📅 Rabu, 14 Agu 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Komandan RSF Sudan Berkomitmen Hadir Bahas Gencatan Senjata di Jenewa Doc: Antara/HO-Anadolu/www.aa.com.tr
Ket. ilustrasi paramiliter Sudan.

Moskow - Komandan Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter Sudan, Jenderal Mohamed Hamdan Dagalo, pada Senin (12/8) menyerukan kepada angkatan bersenjata negara itu untuk berpartisipasi dalam pembicaraan gencatan senjata di Sudan yang dijadwalkan akan dimulai pada 14 Agustus 2024 di Swiss.

"Kami tidak akan pernah menutup pintu bagi perdamaian. Oleh karena itu, sekali lagi saya menegasi penerimaan kami terhadap undangan Amerika untuk mengadakan pembicaraan gencatan senjata di Jenewa pada 14 Agustus. Kami menggunakan kesempatan ini untuk menyerukan kepada pihak lain agar merespons panggilan untuk perdamaian," kata Dagalo di X.

Sebuah pasukan khusus telah dibentuk dalam RSF untuk melindungi warga sipil Sudan dari "ketidakstabilan dan kekacauan" yang disebabkan oleh tindakan militer di negara itu, tambah Dagalo.

Ia juga menyerukan pembentukan komisi internasional "untuk menentukan siapa pemicu perang" dan berjanji akan bekerja sama sepenuhnya selama penyelidikan berlangsung.

Sementara itu, Utusan Khusus AS untuk Sudan Tom Perriello mengatakan dalam pengarahan tertutup untuk wartawan di Jenewa pada Senin, bahwa angkatan bersenjata Sudan belum mengonfirmasi partisipasi mereka dalam pembicaraan Jenewa pada 14 Agustus, sementara RSF telah memastikan bahwa mereka akan hadir.

Perriellomenambahkan bahwa tidak mungkin ada mediasi formal jika salah satu dari dua pihak tidak hadir.

Pembicaraan mengenai Sudan dapat berlangsung hingga 24 Agustus tergantung pada agenda yang disepakati oleh delegasi, kata Perriello.

Ia menambahkan pemecahannegara Sudan tidak akan menjadi agenda pembicaraan karena skenario seperti itu akan menjadi bencana, tetapi jalannya konflik selama ini dapat menyebabkan runtuhnya negara, tambahnya.

Pada bulan Juli, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan bahwa Amerika Serikat mengundang angkatan bersenjata Sudan dan RSF untuk berpartisipasi dalam pembicaraan gencatan senjata di Swiss, yang akan diselenggarakan bersama oleh Arab Saudi dan melibatkan Uni Afrika, Mesir, Uni Emirat Arab, dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebagai pengamat.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Matthew Miller kemudian mengatakan bahwa Washington belum menerima tanggapan apa pun dari pihak-pihak tersebut, tetapi tetap berharap bahwa mereka akan setuju duduk di meja perundingan untuk mengakhiri permusuhan.

Pada 15 April 2023, bentrokan terjadi antara angkatan bersenjata Sudan dan RSF. Pihak-pihak yang berkonflik sejak itu telah memperkenalkan beberapa gencatan senjata sementara di seluruh negeri, tetapi tidak ada yang berhasil menyelesaikan konflik tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.