Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lumpuh Total! 2.961 Penerbangan Batal dan 341 Ribu Penumpang Terdampak Krakatau

📅 Selasa, 08 Sep 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Lumpuh Total! 2.961 Penerbangan Batal dan 341 Ribu Penumpang Terdampak Krakatau Doc: ANTARA/HO-Kemenhub
Ket. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (kiri) memantau secara langsung perkembangan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) terhadap operasional penerbangan dari pusat pemantauan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9).

JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menyatakan sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau telah mengganggu sedikitnya 2.961 penerbangan domestik dan internasional serta berdampak pada 341.000 penumpang, Senin (7/9).

"Hingga Senin (7/9) sore, sebanyak 2.961 penerbangan terdampak perubahan operasional bandara akibat sebaran abu vulkanik, di antaranya 2.339 penerbangan domestik dan 622 internasional," kata Menhub terkonfirmasi di Jakarta, Senin.

Adapun jumlah penumpang terdampak sebanyak 341.000 penumpang. Dampak ini mencakup penerbangan yang mengalami pembatalan, penundaan, maupun pengalihan.

Menhub mengatakan penutupan operasional tujuh bandara terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau kembali diperpanjang hingga Senin (7/9) pukul 23.59 WIB.

Dudy menyatakan penutupan itu dilakukan sebagai langkah konservatif untuk memastikan keselamatan penerbangan.

"Kenapa kami bersikap konservatif, karena arah angin sangat dinamis. Kita ingin memastikan betul bahwa debu vulkanik ini menjauh dari lokasi bandara yang ada di sekitar Gunung Anak Krakatau," tutur Menhub.

Bandara-bandara itu, yakni Bandara Soekarno-Hatta, Banten, Bandara Radin Inten II, Lampung, Bandara Budiarto, Banten, Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Bandara Pondok Cabe, Banten, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, Lampung, dan Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat.

Menhub menyampaikan hasil paper test di beberapa bandara terdampak memang telah menunjukkan hasil negatif. Namun, pembukaan operasional bandara akan tetap menunggu hasil Volcanic Ash Advisory Centre (VAAC) Darwin sebagai pusat rujukan resmi.

Perpanjangan penutupan bandara juga dilakukan untuk memberi waktu bagi pengelola bandara maupun maskapai untuk menyiapkan kembali operasional. Pengelola bandara akan melakukan pemeriksaan dan pembersihan fasilitas sisi udara, termasuk runway, taxiway, dan apron.

Sementara maskapai perlu waktu untuk melakukan pemeriksaan dan pembersihan pesawat dari kemungkinan paparan debu vulkanik sebelum pesawat kembali beroperasi.

"Kami memastikan semua berjalan dengan baik dan kita tidak ingin mengesampingkan aspek keselamatan," tambah Menhub.

Kementerian Perhubungan bersama pihak terkait akan terus memantau kondisi debu vulkanik serta hasil advisory VAAC Darwin sebagai bahan acuan dan evaluasi langkah operasional bandara.

Menhub Dudy menegaskan keselamatan dan keamanan masyarakat akan menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.