Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Putus Akses Jalan Wisata di Mamuju

📅 Rabu, 14 Agu 2024, 00:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Putus Akses Jalan Wisata di Mamuju Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi pribadi
Ket. Banjir yang terjadi akibat hujan deras memutus akses jalan masyarakat menuju lokasi wisata permandian So'do dan Tamasapi Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), di Mamuju, Selasa (13/8/2024).

Mamuju - Banjir yang terjadi akibat hujan deras memutus akses jalan masyarakat menuju lokasi wisata permandian So'do dan Tamasapi Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Hujan deras yang terjadi Selasa sejak pukul 15.00 WITA, membuat air di sungai dan saluran drainase meluap dan memutus akses jalan masuk menuju kawasan permandian wisata So'do dan Tamasapi Kecamatan Mamuju Kabupaten Mamuju.

Akibatnya ratusan kendaraan warga yang bermukim di sekitar lokasi kawasan wisata tersebut, terancam tidak bisa melintas untuk memasuki maupun keluar dari kawasan wisata tersebut.

Karena akses jalan yang dirusak banjir itu merupakan akses masuk satu-satunya yang dapat dilalui masyarakat untuk memasuki kawasan wisata itu, kondisi jalan itu mengalami kerusakan yang cukup parah, dan tidak bisa dilalui kendaraan.

"Kerusakan jalan tersebut cukup parah, karena sudah tidak bisa dilalui kendaraan masyarakat, sehingga harus dilakukan perbaikan oleh pemerintah secepatnya," kata Anca salah seorang warga setempat.

Ia berharap, pemerintah di Mamuju dapat segera turun untuk membantu masyarakat, agar jalan tersebut dapat secepatnya dilalui masyarakat melakukan aktivitas.

Sementara itu, banjir akibat hujan deras juga menggenangi ruas jalan dan pemukiman warga di Kota Mamuju hingga setinggi lutut orang dewasa.

Banjir terjadi diantaranya di Jalan Diponegoro, Jalan Husni Thamrin, Jalan Cikditiro, dan Jalan Pababari. Akibat genangan yang cukup tinggiitu membuat sebagian kendaraan tidak bisa melintas.

Selain itu, juga banjir juga menggenangi J
alan Trans Sulawesi di Desa Bambu Kecamatan Mamuju, sehingga sebagian kendaraan berhenti dan menimbulkan antrean panjang. Supir kendaraan memilih menunggu hingga banjir surut karena kalau dipaksakan kendaraan bisa mogok di tengah jalan.

"Buruknya drainase di Mamuju mengakibatkan banjir terjadi, sehingga Pemerintah Kabupaten Mamuju, diminta melakukan perbaikan drainase yang rusak dan menjadi penyebab banjir," kata Wawan warga lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.