Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

36 Gubernur Berkumpul di IKN, Bahas Koordinasi Kebijakan Pusat-Daerah

📅 Selasa, 13 Agu 2024, 11:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
36 Gubernur Berkumpul di IKN, Bahas Koordinasi Kebijakan Pusat-Daerah Doc: ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Ket. Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin pertemuan dengan para gubernur se-Indonesia di Istana Garuda Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Selasa (13/8/2024).

JAKARTA - Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin memimpin pertemuan dengan para gubernur di Istana Garuda, Ibu Kota Nusantara, Kalimantan Timur, Selasa (13/8), salah satunya membahas koordinasi dalam kebijakan pemerintah pusat dan daerah.

Dalam pertemuan tersebut, sebanyak 36 dari 38 gubernur yang hadir. Dua gubernur, yakni gubernur Sumatera Barat dan Kalimantan Tengah berhalangan hadir, namun keduanya mengirim wakil gubernur untuk mewakili.

"Saya ingin sampaikan bahwa gubernur adalah ujung tombak penyambung antara daerah dan pusat, dan sebagai wakil pemerintah pusat di daerah," kata Presiden Jokowi dalam sambutan pembuka di Istana Garuda, IKN, Selasa (13/8).

Presiden menegaskan bahwa gubernur harus memahami skala prioritas dan arah kebijakan pemerintah pusat sehingga gubernur bisa mengawal dan memonitor bupati dan wali kota di daerah agar kebijakan tersebut bisa sejalan dengan pemerintah pusat.

Kebijakan yang harus sejalan itu, kata Presiden, terutama berkaitan dengan prioritas pembangunan strategis agar pemerintah pusat dan daerah tidak saling bersinggungan.

Presiden Jokowi mencontohkan pembuatan waduk memakan biaya yang besar sehingga tentunya dibangun oleh pemerintah pusat, begitu juga dengan irigasi primer.

Namun, untuk irigasi sekunder dan tersier yang langsung mengairi persawahan seharusnya dikerjakan pemerintah provinsi dan kabupaten.

"Tetapi, dalam kenyataannya ada 1, 2, 3, 4, 5, 6 yang waduknya sudah, tetapi irigasi sekunder dan tersiernya untuk masuk ke sawah itu tidak ada. Mestinya kalau seperti itu disampaikan kepada pemerintah pusat lewat gubernur, tidak memiliki kemampuan membuat itu sehingga meminta pemerintah pusat untuk membantu," kata Presiden.

Dalam pertemuan dengan gubernur itu, Presiden Jokowi didampingi Wakil Presiden Ma'ruf Amin, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PUPR/Plt. Kepala OIKN Basuki Hadimuljono, Wakil Menteri ATR/BPN dan Plt. Wakil Kepala OIKN Raja Juli Antoni, Kapolri Jenderal PolisiListyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.