Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SAR kerahkan 44 personel cari nelayan tenggelam di Nongsa Batam

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 16:48 WIB | Oleh:
SAR kerahkan 44 personel cari nelayan tenggelam di Nongsa Batam Doc: ANTARA/HO-Pos Basarnas Kota Batam
Ket. Petugas Basarnas tengah menyisir perairan Pulau Putri mencari nelayan Nongsa tenggelam, Kota Batam, Jumat (9/8/2024).

Batam - Sebanyak 44 personel gabungan dilibatkan dalam Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) hari ketiga terhadap nelayan Nongsa yang tenggelam di Perairan Pulau Putri, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

"Tim SAR gabungan yang dilibatkan, SAR TPI sebanyak delaoan orang, Pos SAR Batam delaoan orang, Polair Polda Kepri lima orang, Bakamla tiga orang, dan nelayan 20 orang," kata Kepala Kantor SAR Tanjungpinang Fazzli dikonfirmasi di Batam, Jumat.

Pada hari ketiga operasi SAR ini, kata Fazzli, dimulai dari pukul 07.30 WIB dan diawali dengan pengarahan kepada seluruh personel SAR yang terlibat.

Personel dibagi dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) dengan pembagian tugas, SRU I melakukan penyisiran permukaan menggunakan RIB Pos SAR Batam dengan POB lima orang.

"SRU I melakukan pencarian di sekitar perairan Pulau Putri hingga perbatasan Laut Singapura dengan luas area penyisiran 33 NM untuk sorti 1," katanya.

Kemudian SRU II menggunakan Speed Boat (SB) Polair Polda Kepri siaga untuk sorti 2. SelanjutnyaSRU III tim darat melaksanakan penyisiran pesisir dan didukung pesawat tanpa awak (drone) thermal dengan luas area jelajah 700-1.00 meter, ketinggian 50-60 meter.

"Dilakukan 2 atau 3 sorti dengan tetap memperhatikan kondisi cuaca," katanya.

Sementara itudi pos SAR Ocarina sudah disiapkan tandu, alat stabilitas, dan kantong mayat. Rencana, kata dia, jika korban ditemukan akan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kepri.

Adapun pencarian terhadap korban tenggelam mengalami kendala dari sisi cuaca. "Cuaca hari Jumat ini terjadi hujan ringan. Angin dari arah barat daya menuju timur laut dengan kecepatan 4-16 km per jam," katanya.

Peristiwa kecelakaan laut tersebut terjadi pada Rabu (7/8) di Perairan Pulau Putri, Nongsa, Kota Batam. Kapal milik korban sudah ditemukan Rabu (7/8), namun korban Asril (62), hingga kini belum ditemukan.

Kondisi kapal mengalami rusak bagian sisi atas lambung kapal. Menurut nelayan kapal itu rusak karena ditabrak oleh kapal yang lebih besar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.