Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pangan Lokal Beri Banyak Manfaat

📅 Jumat, 09 Agu 2024, 10:14 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pangan Lokal Beri Banyak Manfaat Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Pemerintah harus serius mengembangkan pangan lokal. Sebab, selain mengatasi masalah penurunan produksi pangan, pangan lokal juga bisa mengurangi emisi serta mencegah terjadi masalah kesehatan pada manusia.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengungkapkan mengonsumsi bahan pangan lokal bisa mengurangi emisi sebanyak 20 persen, sekaligus bermanfaat untuk menghindari ancaman penyakit diabetes.

"Hebatnya singkong yang mudah ditemukan sehari-hari ini juga diminati pasar internasional untuk dibuat tapioka dan bahan pangan lain," kata Puan di Jakarta, Kamis (8/8).

Lebih lanjut, Mantan Menko PMK ini menyebut singkong dapat dikembangkan menjadi produk pangan strategis yang dapat diunggulkan sebagai pendukung gerakan penganekaragaman konsumsi pangan. Puan mengatakan penggunaan singkong sebagai bahan pangan memiliki banyak manfaat.

"Termasuk sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional dan mendukung produktivitas pertanian dalam negeri," katanya.

Manfaat produk pangan lokal juga sudah diakui oleh sejumlah ahli dalam mendukung sektor pertanian. Dengan masyarakat mengonsumsi bahan pangan lokal, hal tersebut dapat meningkatkan pendapatan para petani dan memberi kontribusi dalam peningkatan lapangan kerja.

Terkait maraknya kasus diabetes belakangan ini, Puan mendorong pemerintah untuk memperbanyak program edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya pola makan sehat. Apalagi di era modern yang penuh dengan pilihan makanan tinggi gula dan makanan ultra-proses, banyak orang tua dan anak-anak yang tidak sepenuhnya menyadari dampak jangka panjang dari konsumsi makanan itu.

"Maka edukasi mengenai gizi dan kesehatan menjadi sangat penting, di antaranya program kampanye edukasi yang mempromosikan konsumsi bahan pangan lokal yang sehat seperti singkong itu tadi, lalu sayuran, dan buah-buahan," urai Puan.

"Tidak hanya membantu mencegah diabetes, langkah ini juga mendukung petani lokal dalam hal produksi dan distribusi makanan alami hasil pertanian Tanah Air," sambungnya.

Puan juga mengingatkan pentingnya pengawasan dari instansi/lembaga terkait terhadap peredaran makanan/minuman tinggi gula dan ultra-proses. Regulasi pun dinilai akan semakin efektif dengan solusi yang dihadirkan oleh pembuat kebijakan.

"Yang pasti pengawasan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) harus ekstra dan benar-benar terasa manfaatnya. Pengetatan regulasi penting, tapi penting juga memastikan asupan sehat bisa terjangkau oleh semua," ucap Puan.

Kerentanan Pangan

Peneliti Sustainability Learning Center (SLC), Hafidz Arfandi, memprediksi bakal terjadinya kerentanan pangan di masa depan. Krisis pangan terjadi karena penurunan produksi yang disebabkan oleh berkurangnya luas lahan secara signifikan ditambah dampak perubahan iklim yang merusak siklus tanam petani. Di sisi lain, populasi terus bertambah.

"Maka solusinya perlu ditopang dengan intensifikasi yang menekankan pada kesesuaian ekologis setempat dan adaptasi iklim di kalangan petani sehingga tidak mengulang kesalahan masa lalu tentang revolusi hijau yang justru memberangus potensi benih lokal berkualitas maupun sistem ketahanan pangan lokal," ucap Hafidz.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.