Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Keren, 11 Siswa SMKN 3 Kota Madiun Lolos Magang Kerja ke Jerman dan Jepang

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 23:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Keren, 11 Siswa SMKN 3 Kota Madiun Lolos Magang Kerja ke Jerman dan Jepang Doc: ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun
Ket. ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun

Madiun - Sebanyak 11 siswa kelas XII Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 3 (SMKN 3) Kota Madiun, Jawa Timur, berhasil lolos seleksi program magang kerja keluar negeri dengan tujuan Jerman dan Jepang.

"Dari 11 siswa SMKN 3 Madiun yang berkesempatan magang kerja keluar negeri, sembilan anak akan magang ke Jepang dan dua lainnya magang ke Jerman. Mereka akan magang selama tiga tahun," ujar Guru Pendamping SMKN 3 MadiunHariyadi, di Madiun, Selasa.

Menurut dia, program magang kerja ke luar negeri tersebut merupakan bagian dari program SMK PK (Pusat Keunggulan) dari Kemendikbudristek.

"SMKN 3 Madiun merupakan salah satu SMK yang sudah berstatus SMK PK di Kota Madiun," kata Hariyadi.

Di Kota Madiun, lanjut dia, ada beberapa SMK yang sudah berstatus SMK PK. Namun, hanya SMKN 3 Kota Madiun yang memiliki program magang kerja ke luar negeri. Pemerintah pusat melalui kementerian terkait menyediakan anggaran Rp150 juta untuk program tersebut. Pihak sekolah dipersilakan untuk melakukan seleksi secara mandiri atas program tersebut.

"Dari 40 pelajar kelas XII yang mengikuti seleksi, hanya ada 11 siswa yang kami nyatakan lolos dan magang kerja ke Jerman dan Jepang," kata dia.

Adapun untuk tempat magangnya, saat ini belum ditentukan. Biasanya menyesuaikan minat dan kejuruan dari pelajar tersebut.

Hariyadi menambahkan bahwa ada perbedaan dari magang di Jepang dan Jerman. Magang di Jepang sepenuhnya langsung terjun ke dunia kerja. Sementara untuk di Jerman ada perkuliahan di sela magang. Sehingga, dua anak yang magang kerja ke Jerman juga akan mendapatkan sertifikat.

"Jadi kalau yang ke Jerman semacam ada vokasinya. Sebulan kuliah sebulan magang, terus begitu sampai tiga tahun. Gajinya sekitar Rp15 juta, tetapi kalau ada lembur dan lain-lainnya bisa sampai Rp25 juta," ujarnya.

Saat ini sebanyak 11 siswa yang lolos magang keluar negeri tersebut saat ini sedang mengikuti pelatihan bahasa, karakter, dan budaya di Malang selama beberapa bulan.

"Nantinya, semua biaya ditanggung oleh pemerintah pusat. Sementara untuk sehari-hari di sana, nantinya para siswa akan menggunakan gaji dari magang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

34 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

39 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.