Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

FAO Serukan Tindakan Mendesak Untuk Atasi Kelaparan di Darfur, Sudan

📅 Selasa, 06 Agu 2024, 00:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
FAO Serukan Tindakan Mendesak Untuk Atasi Kelaparan di Darfur, Sudan Doc: Antara/HO
Ket. Logo FAO.

Jenewa - Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) menyerukan tindakan mendesak di Sudan karena kondisi kelaparan dipastikan terjadi di beberapa bagian Darfur berdasarkan laporan penilaian keamanan pangan terbaru.

"Kami tengah menyaksikan kondisi kelaparan yang mengerikan di beberapa wilayah Darfur Utara dan meningkatnya risiko kelaparan di pemukiman lain dan wilayah yang terkena dampak konflik, terutama di Darfur, Kordofan Selatan, Khartoum, dan Al Jazirah," kata Direktur Jenderal FAO Qu Dongyu dalam pernyataan, Senin.

Klasifikasi Fase Keamanan Pangan Terpadu (IPC) menemukan bahwa kondisi kelaparan masih terjadi di kamp Pengungsi Dalam Negeri (IDP) Zamzam yang menampung 500.000 pengungsi di luar kota El Fasher di Darfur.

IPC mencatat Sudan mengalami tingkat terburuk kerawanan pangan akut yang pernah tercatat dengan 755.000 orang menghadapi kelaparan.

Lebih dari separuh populasi, 25,6 juta orang, berada dalam kondisi krisis atau lebih buruk, sementara 755.000 orang menghadapi kerawanan pangan bencana di 10 negara bagian, termasuk lima negara bagian Darfur Raya, serta negara bagian Kordofan Selatan dan Utara, Nil Biru, Al Jazirah, dan Khartoum.

FAO mendesak penghentian segera permusuhan, peningkatan cepat bantuan pangan, nutrisi, dan uang tunai yang menyelamatkan nyawa serta bantuan pertanian darurat.

"Kami telah membunyikan peringatan tentang bencana yang mengancam ini, namun karena konflik yang sedang berlangsung dan terbatasnya akses kemanusiaan, masyarakat ini masih belum mendapatkan dukungan langsung yang mereka butuhkan," ucap Qu.

Menyadari bahwa kelaparan dapat dihentikan, ia mengatakan bahwa penghentian permusuhan segera dapat menjadi langkah awal yang penting untuk itu.

"Perdamaian merupakan prasyarat bagi ketahanan pangan, dan hak atas pangan merupakan hak asasi manusia yang mendasar," tambahnya.

Sudan sangat bergantung pada pertanian dengan hampir 65 persen penduduknya bekerja di sektor tersebut. Namun, mata pencaharian pedesaan dan sistem agrifood tersebut sedang berada di garis depan konflik.

Badan PBB tersebut mengingatkan tingkat kerawanan pangan di negara tersebut kemungkinan akan semakin diperburuk oleh curah hujan dan suhu yang di atas rata-rata yang diprediksi terjadi di negara bagian selatan dan tengah Sudan akibat kondisi La Nina yang diproyeksikan terjadi pada Agustus-September.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Formula 1: Lewis Hamilton K...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.