Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putin Janji Dukung Korea Utara Setelah Banjir Dahsyat

📅 Minggu, 04 Agu 2024, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Putin Janji Dukung Korea Utara Setelah Banjir Dahsyat Doc: Intellinews.com/Kremlin
Ket. Presiden Russia Vladimir Putin disambut oleh Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

MOSKOW - Presiden Russia Vladimir Putin telah menyampaikan belasungkawa kepada mitranya Korea Utara Kim Jong Un atas banjir dahsyat yang menyebabkan korban jiwa yang tak terhitung dan merusak ribuan rumah, kata Kremlin pada hari Sabtu (3/8).

Korea Utara mengatakan pada hari Minggu (4/8), Putin juga telah menawarkan "dukungan kemanusiaan langsung" untuk membantu upaya pemulihannya, dan Kim menanggapi dengan mengatakan ia "sangat merasakan emosi khusus dari seorang teman sejati".

Pyongyang mengatakan, minggu ini mengalami hujan lebat yang memecahkan rekor pada tanggal 27 Juli yang menewaskan sejumlah orang yang tidak disebutkan jumlahnya, membanjiri rumah-rumah dan merendam sebagian besar lahan pertanian di utara dekat Tiongkok.

"Saya meminta Anda untuk menyampaikan kata-kata simpati dan dukungan kepada semua orang yang kehilangan orang yang mereka cintai akibat badai tersebut," kata Putin dalam telegram kepada Kim.

"Anda selalu dapat mengandalkan bantuan dan dukungan kami."

"Pesan simpati dari Moskow disampaikan kepada Kementerian Luar Negeri DPRK" pada hari Sabtu, kata kantor berita resmi KCNA, yang mencatat hal itu segera dilaporkan kepada pemimpin Kim.

Kim berterima kasih kepada Putin atas upaya tersebut tetapi "rencana yang telah ditetapkan seiring tindakan negara diambil pada tahap saat ini".

Terkait tawaran tersebut, Kim mengatakan "jika bantuan diperlukan dalam proses tersebut, ia akan memintanya dari teman-teman terdekatnya di Moskow", demikian laporan KCNA.

Pyongyang mengatakan pada hari Rabu bahwa pejabat yang mengabaikan tugas pencegahan bencana telah menyebabkan korban yang tidak disebutkan jumlahnya, tanpa memberikan rincian mengenai lokasi.

Pada hari Sabtu, dikatakan tidak ada korban jiwa sama sekali di wilayah Sinuiju, wilayah yang diklaim Pyongyang mengalami "kerusakan banjir terbesar."

Korea Utara dan Russia telah menjadi sekutu sejak berdirinya Korea Utara setelah Perang Dunia II dan semakin dekat sejak invasi Moskow ke Ukraina pada tahun 2022.

Media di Korea Selatan, yang telah menawarkan dukungan mendesak kepada para korban, mengatakan minggu ini jumlah korban tewas dan hilang bisa mencapai 1.500 jiwa.

Kim mengecam laporan tersebut, menganggapnya sebagai "kampanye kotor untuk mempermalukan kita dan mencoreng" citra Korea Utara.

Bencana alam cenderung berdampak lebih besar pada negara yang terisolasi dan miskin karena infrastrukturnya yang lemah, sementara penggundulan hutan membuatnya rentan terhadap banjir.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

BRI Super League 2026/2027: Persija Jakarta Kalahkan Persib Bandung 2-1 di GBK

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.