Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pembangunan Bandara di IKN Terkendala Cuaca

📅 Kamis, 01 Agu 2024, 00:01 WIB | Oleh:
Pembangunan Bandara di IKN Terkendala Cuaca Doc: ISTIMEWA
Ket. Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi - Pembangunan bandara sarana penunjang transportasi Kota Nusantara, Ibu Kota baru Indonesia belum bisa dilakukan secara masif karena terkendala cuaca,”

BALIKPAPAN - Pembangunan Bandar Udara (Bandara) Naratama (very very important person) yang diberi nama Nusantara Airport di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim), terkendala cuaca.

"Pembangunan bandara sarana penunjang transportasi Kota Nusantara, Ibu Kota baru Indonesia belum bisa dilakukan secara masif karena terkendala cuaca," ujar Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, di Balikpapan, Kaltim, Rabu (31/7).

Seperti dikutip dari Antara, Menhub mengatakan sejumlah kendala tersebut di antaranya anomali cuaca di Kaltim, yang beberapa bulan terakhir wilayah itu kerap diguyur hujan dengan intensitas tinggi.

Sepanjang Juli 2024, hanya delapan hari pembangunan bandara bisa dilakukan secara masif karena cuaca cerah, untuk itu dilakukan kerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan modifikasi cuaca untuk mendukung pembangunan bandara tersebut.

Menhub mengatakan diperkirakan Nusantara Airport dapat dioperasikan tahap awal pada akhir Agustus 2024. Pembangunan bandara dilakukan secara masif mulai dilakukan Agustus 2024.

"Modifikasi cuaca untuk turunkan hujan di Kota Nusantara, angin tenggara menuju daratan berpotensi bawa awan hujan dan dimodifikasi menghujankan awan itu sebelum sampai ke daratan," kata Kepala BMKG Stasiun Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Kota Balikpapan, Kukuh Ribudiyanto.

Modifikasi Cuaca

BMKG dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ujar Kukuh, mengerahkan empat unit pesawat Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) menyemai garam melalui udara sesuai koordinat yang ditentukan guna meningkatkan atau mengurangi intensitas hujan.

Kemudian, untuk landasan pacu (runway) bandara sepanjang 3.500 meter dengan luas 3.000 meter persegi, jelas dia, ditargetkan pengerjaan landasan pacu itu mencapai 2.200 meter sampai akhir Agustus 2024 dan Desember 2024 pengerjaan selesai 100 persen.

Kemajuan pembangunan gedung terminal masuk tahap pekerjaan atap, elektrikal, dan pipa plumbing, serta pekerjaan kolom, instalasi pipa plumbing, rangka baja, dan dinding termasuk sarana pendukung lainnya.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub menyatakan bandara di IKN, yang bernama Nusantara Airport, bersifat nonkomersial. "Yang perlu jadi concern di sini adalah bandaranya adalah bandara khusus, bukan bandara komersial," kata Sekretaris Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Sigit Hani Hadiyanto.

Sigit mengatakan sesuai peraturan presiden (perpres), bandara IKN masih berstatus VVIP dan belum dipastikan apakah akan digunakan untuk komersial atau tidak. "Yang jelas, saat ini sesudah perpres mengatur bandara tersebut, bandaranya statusnya adalah bandara VVIP," ujarnya.

Dia menjelaskan bandara tersebut rencananya digunakan untuk kebutuhan penerbangan tamu-tamu negara dan melayani kepentingan kegiatan pemerintahan di IKN.

Selain itu, bandara IKN yang progres pembangunannya saat ini mencapai 50 persen, juga belum akan memiliki kode dari International Air Transport Association (IATA), yang umumnya diberikan kepada bandara-bandara komersial.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Tim Gabungan Kendalikan Titik Api di TPSA Ciniru Kuningan
    Preview komentar:
    Apakah layanan WhatsApp Bank Neo 24 jam? Ya, Layanan ...
  • Rumput Laut & Agar-agar RI Masuk AS Bebas Tarif Tambahan 10%
    Preview komentar:
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
    Berapakah Wa bank neo? Nomor WhatsApp resmi layanan ...
  • Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah
    Preview komentar:
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
    Berapakah WA Neo bank? Ya, Nomor WhatsApp resmi ...
Megapolitan
Penyaluran Bantuan Sumur Bo...
Daerah
Melestarikan Budaya Lewat F...
Daerah
Kabut Asap Mengancam Keseha...
Luar Negeri
Utang Meningkat, Rakyat Jep...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.