Belajar dari 2 Gelembung Teknologi, Apakah Pamor AI akan Pecah lalu Pudar?
📅 Kamis, 01 Agu 2024, 14:13 WIB | Oleh: Tim PenulisInvestor terkenal asal Inggris, Jeremy Grantham, yang memprediksi gelembung dot-com dan krisis keuangan 2008, menyatakan gelembung AI mungkin saja "meletus," . Namun, dampaknya boleh jadi tidak seburuk gelembung internet.
Andaipun gelembung AI pecah, kata Jeremy, nilai intrinsik teknologi ini kemungkinan akan tetap bertahan karena nilai praktisnya yang luas dan signifikan.
Kunci untuk menghindari gelembung di sektor GenAI terletak pada keseimbangan antara investasi, spekulasi dengan penilaian realistis terhadap kemampuan teknologi saat ini. Peluang aplikasi praktis yang berkelanjutan juga sepatutnya menjadi pertimbangan para investor.
Pasar di sektor AI mungkin dapat terkoreksi, mirip dengan gelembung teknologi masa lalu. Namun, teknologi AI telah memberikan nilai dan kegunaannya. Fondasi perusahaan-perusahaan teknologi masa kini juga lebih kuat dibandingkan dengan di masa gelembung dot-com.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setelah terkoreksi, AI kemungkinan akan tetap menjadi bagian penting dan integral dari lanskap teknologi. Sektor ini berpeluang terus berkembang dan berintegrasi ke dalam berbagai aspek bisnis dan masyarakat.
Pelajaran dari gelembung dot-com dan kripto menjadi panduan berharga dalam menjelajahi perbatasan baru ini. Karena itu, kita sangat perlu berinvestasi secara bijaksana, memiliki ekspektasi yang realistis, dan berfokus pada pertumbuhan serta aplikasi yang berkelanjutan.
Perusahaan dan investor AI juga perlu memastikan penggunaan yang etis dan tepat, serta menemukan jalur keberlanjutan untuk menjaga tingkat pendapatan. Ini bukan hanya untuk menghindari kerugian finansial, tetapi juga demi mendorong inovasi yang bertanggung jawab dan berkelanjutan di masa depan.![]()
Sebaiknya Anda baca juga:
Arif Perdana, Associate Professor in Digital Strategy and Data Science, Monash University
Artikel ini terbit pertama kali di The Conversation. Baca artikel sumber.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!