Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dari Kalimantan untuk Indonesia, PHI Cetak Rekor Produksi Migas Lewati Target TW I 2026

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 21:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Dari Kalimantan untuk Indonesia, PHI Cetak Rekor Produksi Migas Lewati Target TW I 2026 Doc: istimewa
Ket. Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani di Jakarta, Kamis (23/4) menuturkan, sepanjang Januari hingga Maret 2026, Perusahaan berhasil mencatatkan produksi minyak di atas target, dengan realiasi lebih dari 120 persen

JAKARTA– PT. Pertamina Hulu Indonesia (PHI) menyampaikan capaian kinerja operasional Perusahaan pada Triwulan (TW) I 2026.

Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani, menuturkan, sepanjang Januari hingga Maret 2026, Perusahaan berhasil mencatatkan produksi minyak di atas target, dengan realiasi lebih dari 120 persen. 

"Kinerja positif juga ditunjukkan untuk produksi gas realisasi sekitar 104 persen di atas target,” ungkapnya dalam kegiatan media gathering bersama wartawan peliput sektor energi melalui acara Bincang Asik Soal Migas Ala PHI (BASO IGA PHI) Edisi Khusus di Jakarta Kamis (23/4). 

PHI melalui anak-anak perusahaannya, yakni PT. Pertamina Hulu Mahakam, PT Pertamina Hulu Sanga Sanga, serta PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur mengelola operasi hulu migas di wilayah Kalimantan. PHI pun mengelola aset-aset PT Pertamina EP dan PHE di wilayah ini.

PHI merupakan bagian Subholding Upstream Pertamina yang mengelola operasi dan bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan yang meliputi Zona 8, Zona 9 dan Zona 10 sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). 

Kegiatan bertemakan “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi untuk Energi Negeri yang Berkelanjutan” itu dihadiri lebih dari 40 jurnalis, termasuk pimpinan redaksi, redaktur maupun reporter dari berbagai media nasional. Forum strategis ini menjadi ajang untuk mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi dalam mendorong pemahaman dan dukungan publik terhadap industri hulu migas nasional.

Di hadapan para wartawan, Handri Ramdhani, mengapresiasi dukungan awak media selama ini dan menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dan kolaboratif agar tercipta dukungan publik terhadap operasi dan produksi migas yang berperan strategis bagi ketersediaan dan ketahanan energi nasional. “Kami berharap silahturahmi yang telah dibina selama ini menjadi kolaborasi dan sinergi untuk operasi yang berkelanjutan,” lanjutnya.

Melalui Forum BASO IGA ini, PHI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi strategis dengan insan pers sebagai mitra penting dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan konstruktif kepada publik. Sinergi yang solid dapat turut menjaga keberlanjutan operasional dan kontribusi industri hulu migas terhadap ketahanan energi nasional dan kesejahteraan bangsa. 

Luncurkan APEKA 2026

Dalam kesempatan tersebut, PHI juga menghadirkan kembali program “Apresiasi Pewarta Energi Kalimantan 2026” (APEKA 2026), sebuah lomba karya jurnalistik khususnya terkait peran dan kontribusi PHI terhadap industri hulu migas dan ketahanan energi nasional. Program APEKA ini ini menegaskan komitmen Perusahaan dalam membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi insan pers untuk menghasilkan karya jurnalistik berkualitas di sektor energi, khususnya hulu migas.

Tahun ini merupakan penyelenggaraan kali kedua dengan mengusung tema “Dari Kalimantan untuk Indonesia: Menguatkan Peran Energi bagi Masa Depan Bangsa”. Cakupan peserta akan diperluas dengan melibatkan pewarta dari sekitar wilayah operasi PHI di Kalimantan. 

APEKA 2026 diharapkan dapat melahirkan narasi sektor hulu migas Indonesia yang lebih kaya perspektif, komprehensif, dan inspiratif dengan menghadirkan beragam sudut pandang dari berbagai daerah. Kompetisi ini mencakup sejumlah kategori, yakni media cetak, media online, media televisi, media radio, photo essay, serta kategori peserta teraktif. Publikasi dan pengumpulan karya dapat dilakukan selama periode 30 April hingga 16 Agustus 2026. Pengumuman pemenang dijadwalkan pada September 2026.

Perusahaan menyadari bahwa situasi geopolitik akhir-akhir yang menimbulkan ketidakpastian, kompleksitas, dan ambiguitas yang tinggi. Hal ini menuntut para wartawan sebagai individu untuk bersikap lebih adaptif.

 Pada BASO IGA Edisi Khusus kali ini, Manager Communication, Relation & CID (CRC) PHI, Dony Indrawan, memaparkan materi yang inspiratif bertajuk “Tips Sukses Mengelola Perubahan dalam Kehidupan” dengan menjelaskan tahapan melewati proses transisi untuk mengelola perubahan. Proses transisi tersebut terdiri dari empat tahapan, yakni Memahami ketakutan, Menguji harapan dan keyakinan, Mengeksplorasi kendali dan pilihan, Meminta informasi dan peluang dari pihak terkait, serta Tetap memelihara diri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Masyarakat Jakarta Memuji Perayaan HUT Jakarta  

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Masyarakat Jakarta Memuji P...
  • Dua Minggu Hilang, Seekor Jerapah Bernama Gracie Ditemukan Segar Bugar 6 Km dari Kandangnya di Texas
    Preview komentar:
    Siapa juga yang mau nyuri Jerapah :) Dia ...
  • Dalam 3 Tahun Terakhir, 114 Orang Menabrakkan Diri di Jalur Kereta Api
    Preview komentar:
    Mereka adalah korban tekanan hidup dan ketidakberdayaan sbg ...
  • Hasil Pertandingan Grup F Piala Dunia 2026: Jepang Kuntit Belanda Usai Singkirkan Tunisia dengan Skor Telak 4-0
    Preview komentar:
Balap Kapal dan Lomba Mancing untuk Meriahkan HUT Polri di Kepulauan Seribu

Balap Kapal dan Lomba Mancing untuk Meriahkan HUT Polri di Kepulauan Seribu

27 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.