Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Blinken: AS akan Beri Bantuan Dana Militer bagi Filipina

📅 Rabu, 31 Jul 2024, 02:59 WIB | Oleh: Tim Penulis
Blinken: AS akan Beri Bantuan Dana Militer bagi Filipina Doc: AFP/Francis R MALASIG
Ket. Kunjungi Malacanang l Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr (tengah) berdialog dengan Menlu AS, Antony Blinken (kiri) dan Menhan AS, Lloyd Austin, saat kedua menteri AS itu melakukan kunjungan ke Istana Kepresidenan Malacanang di Manila, pada Selasa (30/7). Pada kunjungan ke Filipina itu, Menlu Blinken menyatakan bahwa AS akan memberikan dana militer bagi Filipina.

MANILA - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Antony Blinken, pada Selasa (30/7) menyatakan bahwa AS akan memberikan dana militer sebesar 500 juta dollar AS kepada Filipina. Pemberian dana itu dilakukan saat Washington DC berupaya untuk meningkatkan hubungan dengan Manila dalam menghadapi meningkatnya ketegasan Tiongkok.

Menlu Blinken berada di Manila bersama Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, sebagai bagian dari tur Asia-Pasifik untuk memperkuat kisi-kisi aliansi Washington yang bertujuan melawan Beijing.

"Kami sekarang mengalokasikan tambahan 500 juta dollar AS dalam pendanaan militer asing ke Filipina untuk meningkatkan kolaborasi keamanan dengan sekutu perjanjian tertua kami di kawasan ini," kata Menlu Blinken pada konferensi pers bersama.

Menlu Blinken menggambarkan langkah ini sebagai investasi sekali dalam satu generasi untuk membantu memodernisasi Angkatan Bersenjata dan Penjaga Pantai Filipina.

"Kami sedang mengembangkan banyak kemajuan yang telah dicapai Filipina agar berada pada posisi yang lebih baik dalam mempertahankan kedaulatan mereka. Itulah inti dari hal ini," imbuh Menlu AS.

Menlu Blinken dan Menhan Austin sebelumnya bertemu dengan Presiden Ferdinand Marcos Jr, yang mengambil sikap tegas menentang tindakan Tiongkok di Laut Tiongkok Selatan (LTS), sebelum mengadakan pembicaraan "2+2" dengan rekan mereka dari Filipina, Menlu Enrique Manalo, dan Menhan Gilberto Teodoro.

Kunjungan tingkat tinggi AS yang terbaru ini menyusul serangkaian konfrontasi yang meningkat antara kapal-kapal Filipina dan Tiongkok di jalur perairan yang disengketakan yang telah menimbulkan kekhawatiran bahwa Washington DC dapat terseret ke dalam konflik karena perjanjian pertahanan bersama dengan Manila.

Filipina memulai program modernisasi sederhana lebih dari satu dekade lalu di bawah pemerintahan mantan Presiden Benigno Aquino untuk memperkuat angkatan bersenjatanya, salah satu angkatan bersenjata terlemah di Asia.

Hal ini terus berlanjut di bawah pemerintahan Marcos Jr, yang juga memerintahkan militer untuk meningkatkan fokus mereka terhadap ancaman eksternal.

Sikap Tiongkok

Presiden Marcos Jr sebelumnya telah memperluas perjanjian yang memberi pasukan AS akses ke sembilan pangkalan militer Filipina, termasuk di ujung utara negara itu, yang telah membuat marah para pemimpin Tiongkok.

Perjanjian Kerja Sama Pertahanan yang Ditingkatkan atau EDCA, memungkinkan pasukan AS untuk bergiliran melintasi pangkalan dan juga menyimpan peralatan dan pasokan pertahanan di pangkalan tersebut.

Menhan Teodoro mengatakan Manila dan Washington DC telah sepakat untuk mengimplementasikan sepenuhnya proyek EDCA dan meningkatkan investasi di lokasi tersebut.

Kedekatan Filipina dengan LTS yang diperebutkan serta Taiwan yang memiliki pemerintahan sendiri, akan menjadikan Manila sebagai mitra utama bagi AS jika terjadi konflik di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Komcad ASN

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...

Upaya Pembersihan Sampah di Kawasan Laut Jakarta

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...

Langkah Fajar/Fikri Berakhir di Babak 32 Besar

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Olahraga
Langkah Fajar/Fikri Berakhi...
Megapolitan
Voting Bipartisan DPR AS Pu...
Nasional
Kejagung Resmi Tahan Mantan...
Ekonomi
Pemerintah Siapkan Perubaha...
Nasional
Diskusi, Demokrasi Pancasil...

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.