Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Saham Anjlok karena Gangguan Teknologi Global Guncang Investor

📅 Senin, 22 Jul 2024, 00:11 WIB | Oleh:
Saham Anjlok karena Gangguan Teknologi Global Guncang Investor Doc: istimewa
Ket. Gangguan siber global menyebabkan kekacauan bagi para pelancong.

NEW YORK - Pasar saham pada hari Jumat (19/7) merosot setelah sistem komputer di seluruh dunia mengalami gangguan, dengan sentimen juga terdampak oleh ketidakpastian pemilu AS dan kekhawatiran ekonomi Tiongkok.

Dikutip dari YahooNews, bursa Efek London mengalami keterlambatan dalam memulai perdagangan akibat gangguan tersebut, akibat pembaruan yang salah pada program antivirus, yang juga memengaruhi bandara, maskapai penerbangan, kereta api, bank, toko, dan bahkan janji temu dengan dokter.

Kemudian, penghitungan indeks saham unggulanLondon Stock Exchange (LSE)100 dibekukan selama sebagian sore, seperti halnya indeks utama untuk bursa saham Milan milik LSE. Perdagangan saham tidak terpengaruh.

"Gangguan TI global menyebabkan sentimen risiko menurun," kata Axel Rudolph, analis pasar senior.

Kerusakan tersebut disebabkan oleh pembaruan perangkat lunak antivirus CrowdStrike pada layanan komputasi awan Microsoft.

Saham CrowdStrike, yang telah mengeluarkan perbaikan perangkat lunak, anjlok 11,1 persen, sementara Microsoft kehilangan 0,7 persen.

Indeks saham utama Wall Street berupaya untuk bergerak lebih tinggi pada perdagangan pagi tetapi dengan cepat jatuh ke zona merah dan bertahan hingga akhir hari. S&P 500 ditutup turun 0,7 persen.

"Pasar sangat jenuh beli sehingga hanya masalah waktu sebelum terjadi kemunduran," kata Tom Cahill dari Ventura Wealth Management.

Saham Eropa ditutup lebih rendah secara keseluruhan, seperti halnya sebagian besar pasar Asia. Harga minyak juga turun drastis, dengan para analis menyatakan kekhawatiran mengenai prospek ekonomi Tiongkok.

Pejabat penerbangan di Amerika Serikat sempat menghentikan sementara semua pesawat dan maskapai penerbangan di tempat lain membatalkan atau menunda penerbangan karena sistem yang menjalankan Microsoft Windows mengalami kerusakan.

"Dunia yang terhenti karena kemerosotan TI global menunjukkan sisi gelap teknologi dan mengandalkan komputer tidak selalu membuat hidup lebih mudah," kata Dan Coatsworth, analis investasi di pialang saham AJ Bell.

Pasar telah menikmati kenaikan yang sehat karena pejabat Federal Reserve telah berbaris dalam beberapa hari terakhir untuk mengisyaratkan mereka siap untuk mulai mengurangi suku bunga.

Analis melihat penurunan saham teknologi awal minggu ini sebagai bukti adanya rotasi ke area pasar lain yang dinilai rendah. Namun, kerugian pada hari Kamis dan Jumat cukup luas.

"Tampaknya investor lebih senang mengambil sebagian keuntungan setelah seminggu berganti dari saham teknologi ke saham nilai, daripada menambah eksposur mereka," kata David Morrison, analis pasar senior di Trade Nation.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.