PBB Desak Gilead Izinkan Produksi Generik Obat HIV Barunya
📅 Senin, 22 Jul 2024, 10:25 WIB | Oleh: Tim PenulisByanyima memperingatkan adanya "penolakan yang terkoordinasi dengan baik dan memiliki sumber daya yang memadai" terhadap hak-hak LGBTQ, hak reproduksi, dan kesetaraan gender.
Ia mengutip Undang-Undang Anti-Homoseksualitas yang lebih keras yang diberlakukan di negara asalnya Uganda, langkah-langkah untuk mendekriminalisasi mutilasi alat kelamin perempuan di Gambia, dan Mahkamah Agung AS yang mencabut perlindungan konstitusional untuk aborsi.
Konferensi AIDS Internasional ke-25 berlangsung di Munich dari Senin hingga Jumat, mempertemukan pemerintah, masyarakat sipil, akademisi, ilmuwan, dan orang yang hidup dengan HIV untuk berbagi pengetahuan.
Byanyima mengatakan dia ingin melihat peningkatan kemauan politik untuk menaklukkan pandemi AIDS.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Penuhi janji bahwa penyakit ini akan berakhir. Tidak seorang pun harus menderita karena hidup dengan HIV," katanya.
"Kita punya semua kemungkinan bagi orang untuk hidup sehat. Dan kita harus melakukannya."
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!