Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Imbau Petani di Indramayu untuk Bersiap Antisipasi Dampak Kemarau Kering

📅 Sabtu, 25 Apr 2026, 22:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
BMKG Imbau Petani di Indramayu untuk Bersiap Antisipasi Dampak Kemarau Kering Doc: ANTARA
Ket. Koordinator bidang Informasi Iklim Terapan BMKG, Siswanto, saat memberikan keterangan di Indramayu, Jawa Barat.

INDRAMAYU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau petani di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, untuk bersiap mengantisipasi musim kemarau yang diperkirakan lebih kering akibat fenomena El Nino pada 2026.

Koordinator bidang Informasi Iklim Terapan BMKG, Siswanto, dalam keterangan yang diterima di Indramayu, Sabtu (25/4), mengatakan El Nino dapat memicu kenaikan suhu dan cuaca panas ekstrem, termasuk di Indonesia.

Ia menyebutkan berdasarkan pengalaman sebelumnya, kondisi panas biasanya meningkat saat terjadi El Nino, seperti pada periode 2015–2016.

“Potensi kemarau tahun ini lebih kering dari tahun lalu, tetapi tidak sekuat El Nino besar sebelumnya,” kata Siswanto.

Ia menyampaikan musim kemarau pun diprediksi berlangsung lebih lama, sehingga hari tanpa hujan akan lebih panjang dan musim hujan kemungkinan datang lebih lambat.

“Durasi kemarau diperkirakan lebih panjang dan awal musim hujan berpotensi mundur,” katanya.

Ia menuturkan kondisi tersebut dapat berdampak pada pertanian, terutama tanaman yang membutuhkan banyak air, karena berisiko mengalami gagal panen.

“Tanaman yang membutuhkan banyak air berpotensi terdampak hingga gagal panen jika kekeringan terjadi,” katanya.

Selain itu, ketersediaan air di waduk dan sungai juga perlu diperhatikan karena berpengaruh pada irigasi.

Meski begitu, ia menyampaikan wilayah Indramayu dinilai masih memiliki peluang bertahan karena banyak sawah yang menggunakan irigasi dan didukung aliran Sungai Cimanuk.

Pihaknya menyarankan petani mulai menyimpan air sejak sekarang, misalnya melalui embung atau kolam penampungan.

Selain itu, petani juga dianjurkan memilih tanaman yang cepat panen dan lebih hemat air, serta mulai tanam lebih awal selagi air masih tersedia.

“Kami berharap pasokan air dari irigasi dan sungai tetap cukup untuk mendukung pertanian,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

KAI Services Bina 150 Petugas Pengamanan

1 jam lalu | Ilham Sudrajat

Daerah
KAI Services Bina 150 Petug...
Nasional
PT KAI Catat Pengguna Acces...
Nasional
PT KAI Raih Lima Penghargaa...
Nasional
Antisipasi El Nino, Menteri...
Daerah
Pemkot Bandung Perkuat Pena...
Daerah
Wali Kota Bandung Kaji Skem...
Luar Negeri
Selat Hormuz Mulai Pulih, 2...
Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

20 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.