Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes Ingatkan Ancaman Penyakit Tak Menular

📅 Senin, 22 Jul 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Menkes Ingatkan  Ancaman Penyakit  Tak Menular Doc: Istimewa
Ket. Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin.

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengimbau masyarakat untuk rutin cek kesehatan. Menurutnya, hal tersebut penting mengingat meningkatnya prevalensi penyakit tidak menular di Indonesia.

"Jagalah tubuh tetap sehat, jangan sampai sakit," ujar Menkes dalam keterangannya, Minggu (21/7).

Dia menerangkan, sejumlah penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, dan kanker masih mendominasi penyebab kesakitan dan kematian di Indonesia. Penyakit kronis tersebut terjadi dalam waktu lama serta membutuhkan biaya tidak sedikit.

Budi mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan dengan rutin melakukan cek kesehatan minimal 1 tahun sekali.

Menurutnya, dengan mengetahui riwayat kesehatan diri, dapat mempercepat penanganan gangguan kesehatan.

"Kalau itu dideteksi lebih dini 5 tahun sebelumnya, bisa dihindari sejak awal, jadi dia tidak akan kena stroke, tidak akan meninggal, umurnya akan panjang," jelasnya.

Dia menuturkan, kegiatan pemeriksaan kesehatan dasar untuk mencegah penyakit-penyakit tersebut meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, dan kolesterol. Jika hasilnya tidak sesuai, harus segera berobat ke puskesmas.

"Kalau di atas batas normal jangan panik, cepat datang ke Puskesmas, dikasih obat gratis, benar-benar gratis," ucapnya.

Budi juga menyampaikan perlunya mengecek lingkar perut atau Indeks Masa Tubuh (IMT) dengan batas aman lingkar perut pria 90 cm, sementara untuk wanita 80 cm.

Jika melebihi batas, harus segera dikontrol sebab lemak perut bila berlebihan akan memicu masalah kesehatan yang serius seperti serangan jantung.

"Paling mudah dilihat dari ukuran celana, kalau lebih dari 34 sudah obesitas, kalau 31-32 masih boleh," tuturnya.

Budi juga menyampaikan bahwa masyarakat sehat berkaitan erat dengan visi Indonesia maju pada 2045.

Dia menambahkan, salah satu kriteria Indonesia maju adalah pendapatan per kapita yang mencapai 15 juta rupiah per bulan.

"Kalau mau jadi Indonesia maju, orangnya harus sehat. Sehat itu harus dijaga jangan sampai sakit, caranya harus rajin ke Puskesmas untuk ukur 4 itu, minimal setahun sekali, kalau makin tua boleh lah 6 bulan sekali," jelasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Trump Isyaratkan Negosiasi ...
Megapolitan
Selama Agustus, DKP Tangera...

Pekan Pertama Agustus, Harga Bensin Turun

1 jam lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Pekan Pertama Agustus, Harg...
Megapolitan
Gardu Induk Gandul Sudah Pu...
Ekonomi
Pemerintah Dorong Lahirnya ...

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

Kejuaraan Taekwondo Asia 2026 Digelar di Jakarta, Jadi Ajang Perebutan Poin Olimpiade Los Angeles 2028.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.