Pogacar dan Vingegaard Bidik Tiga Etape Terakhir
📅 Sabtu, 20 Jul 2024, 07:13 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Anne-Christine POUJOULAT / AFP
BARCELONNETTE - Victor Campenaerts asal Belgia menangis bahagia setelah memenangkan etape 18 Tour de France. Sementara pemimpin klasemen keseluruhan, Tadej Pogacar dan juara bertahan Jonas Vingegaard menyimpan tenaga untuk tiga etape terakhir.
Pogacar dan Vingegaard tampak santai saat peloton melesat dengan keunggulan 15 menit, keduanya puas menahan diri menjelang TdF 2024 mencapai puncaknya di Nice pada hari Minggu. "Tiga etape terakhir," ujar Pogacar di garis finish. "Jadi kami menikmati etape ini dengan tim, perjalanan yang luar biasa," sambung juara 2020 dan 2021 itu.
Pogacar yang berusia 25 tahun berjarak tiga etape lagi untuk menorehkan sejarah di lomba balap sepeda usai memenangkan Giro d'Italia pada bulan Mei lalu. Jika dia merebut gelar TdF 2024, Pogacar menjadi pembalap pertama dalam 25 tahun yang mampu menjadi juara di dua ajang balap sepeda paling bergengsi tersebut.
Pogacar mempertahankan keunggulan 3 menit 11 detik dari Vingegaard saat peloton melaju melewati garis finish 13 menit 41 detik setelah pemenang, sementara pendatang baru Remco Evenepoel berada di posisi ketiga dengan selisih 5 menit 09 detik.
"Ini akan bergantung pada kekuatan kaki daripada taktik, ini akan menjadi duel satu lawan satu yang keras," ujar Pogacar. "Ada beberapa pikiran dan kaki yang lelah di luar sana. Saya akan mencoba memenangkan salah satu," sambungnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tiga etape terakhir semuanya berpotensi mengubah klasemen. Etape 19 membawa peloton ke ketinggian 2800 m sebelum turunan panjang yang mendebarkan. Etape 20 juga melintasi perbukitan dengan dua tanjakan. Namun etape terakhir bisa lebih mengguncang klasemen dengan individual time triale sejauh 34 km dari Monaco ke Nice.
Campenaerts berhasil masuk ke dalam sekelompok pembalap yang mendominasi di sekitar danau spektakuler Serre-Poncon. Dia muncul sebagai pemenang dengan Matteo Vercher dan Michal Kwiatkowski melengkapi podium.
Pembalap Eritrea, Biniam Girmay, mempertahankan jersey sprint hijau di depan Jasper Philipsen saat sekelompok pembalap yang melesat mengambil poin sprint di depan peloton. ben/AFP/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!