CrowdStrike, Penyebab Kekacauan IT yang Menganggu Layanan di Seluruh Dunia
📅 Sabtu, 20 Jul 2024, 15:55 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: AP
NEW YORK - Sebagian besar dunia menghadapi kekacauan daring pada hari Jumat (19/7) karena pemadaman teknologi yang meluas mempengaruhi perusahaan dan layanan di seluruh industri. Penerbangan terhenti, sistem bank dan rumah sakit terputus, media tidak dapat mengudara.
Seperti dilaporkan Associated Press, inti dari gangguan besar ini adalah CrowdStrike, sebuah firma keamanan siber yang menyediakan perangkat lunak untuk sejumlah perusahaan di seluruh dunia.
Perusahaan tersebut mengatakan masalah terjadi ketika mereka menerapkan pembaruan yang salah pada komputer yang menjalankan Microsoft Windows. Masalah di balik gangguan tersebut bukanlah insiden keamanan atau serangan siber, katanya.
CrowdStrike mengatakan perbaikan sedang dilakukan. Namun, kekacauan semakin parah beberapa jam setelah masalah pertama kali terdeteksi.
Bagaimana Gangguan Blue Screen Muncul?
Sebaiknya Anda baca juga:
Gangguan pada hari Jumat dimulai ketika pembaruan yang salah dikeluarkan oleh CrowdStrike untuk salah satu alatnya, "Falcon". Dalam sebuah pernyataan tentang situasi yang sedang berlangsung, perusahaan tersebut mengatakan cacat tersebut ditemukan "dalam satu pembaruan konten untuk host Windows", sistem Mac dan Linux tidak terpengaruh.
Namun, karena banyak perusahaan mengandalkan CrowdStrike untuk kebutuhan keamanan mereka dengan Windows sebagai sistem operasinya, konsekuensi dari masalah teknis semacam ini sangat luas. Akibatnya, komputer yang terkena dampak satu per satu menampilkan pesan kesalahan "blue screen of death" alias "layar biru kematian".
Antrean panjang terjadi di bandara-bandara di AS, Eropa, dan Asia karena maskapai penerbangan kehilangan akses ke layanan check-in dan pemesanan selama puncak musim panas, yang mengganggu ribuan penerbangan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bank-bank di Afrika Selatan dan Selandia Baru melaporkan pemadaman mempengaruhi pembayaran. Beberapa stasiun berita, khususnya di Australia, tidak dapat melakukan siaran selama berjam-jam. Dan rumah sakitmengalami masalah dengan sistem penjadwalan mereka, yang menyebabkan penundaan dan terkadang pembatalan untuk perawatan kritis. Sementara pejabat di beberapa negara bagian AS memperingatkan adanya masalaah 911 di wilayah mereka.
Di tempat lain, orang-orang mengalami ketidaknyamanan yang lebih ringan, seperti kesulitan memesan terlebih dahulu di Starbucks, yang menyebabkan antrean panjang di beberapa toko jaringan kopi tersebut. Beberapa papan iklan di Times Square yang terkenal di New York City juga menjadi gelap.
Para ahli menekankan bahwa gangguan hari Jumat menggarisbawahi kerentanan ketergantungan di seluruh dunia terhadap perangkat lunak yang hanya berasal dari segelintir penyedia.
"Ini adalah situasi 'semua telur kita ada dalam satu keranjang'," kata Craig Shue, profesor dan kepala departemen ilmu komputer di Worcester Polytechnic Institute, dalam komentarnya melalui email. "Ini memungkinkan kita memastikan 'keranjang' kita berkualitas tinggi: penyedia perangkat lunak mencoba mengidentifikasi ancaman dan menanggapinya dengan cepat. Namun pada saat yang sama, jika terjadi kesalahan dan keranjang gagal, banyak telur yang pecah."
Apa itu CrowdStrike?
CrowdStrike adalah perusahaan keamanan siber AS yang menyediakan perangkat lunak untuk perusahaan di seluruh dunia dan berbagai industri. Perusahaan ini mengklaim dirinya sebagai penyedia teknologi keamanan berbasis cloud tercanggih di dunia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!