Pegula Juara WTA Charleston
📅 Selasa, 08 Apr 2025, 06:42 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: WILLIAM WEST / AFP
WASHINGTON - Jessica Pegula memanfaatkan kejatuhan dramatis Sofia Kenin untuk meraih gelar keduanya musim ini lewat kemenangan 6-3, 7-5 di final WTA Charleston Open, Senin (7/4) pagi WIB. Setelah kalah di set pertama, Kenin tampak siap memaksakan set ketiga saat mematahkan servis Pegula tiga kali dan unggul jauh 5-1 di set kedua. Namun, performanya justru runtuh akibat rentetan error sendiri.
Pegula, unggulan utama turnamen, tampil tenang dan mencetak enam gim beruntun untuk membalikkan keadaan dan mengamankan gelar, menyusul kemenangan sebelumnya di ATX Open, Austin, bulan lalu. Petenis berusia 31 tahun itu menunjukkan ketangguhan mental dengan menyelamatkan tiga set point di gim kedelapan sebelum memperkecil ketertinggalan menjadi 5-3.
Dia kemudian mempertahankan servis, menyamakan kedudukan 5-5 setelah mematahkan servis Kenin, dan menutup gim servis berikutnya dengan ace untuk unggul 6-5. Kenin, yang tampil tanpa unggulan, tak mampu mengatasi tekanan.
Pegula langsung memimpin 0-30 dan mendapatkan tiga match point setelah Kenin melepas forehand yang melebar. Kenin akhirnya menutup pertandingan dengan double fault, memberikan Pegula kemenangan dalam duel sesama petenis Amerika Serikat tersebut.
Sementara itu, petenis kualifikasi Jenson Brooksby, yang kini berada di peringkat 507 dunia, mencetak kejutan besar dengan menumbangkan unggulan kedua Frances Tiafoe 6-4, 6-2 dalam final turnamen US Men’s Clay Court Championships di Houston, Senin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Brooksby tampil luar biasa sepanjang turnamen. Dia menyelamatkan match point dalam tiga laga berbeda sejak babak kualifikasi, termasuk menaklukkan unggulan pertama Tommy Paul di semifinal. Di partai puncak yang mempertemukan dua petenis AS, Brooksby langsung mengambil kendali sejak awal dan memastikan gelar ATP pertamanya dengan meyakinkan.
Petenis berusia 24 tahun itu langsung mematahkan dua servis pertama Tiafoe dan melaju unggul 4-0, berkat rangkaian pukulan winner spektakuler. Meski sempat disusul hingga skor imbang 4-4, Brooksby kembali merebut break dan menutup set pertama dengan sebuah volley sambil terjatuh ke tanah.
Bagi Tiafoe, ini adalah final ketiganya secara beruntun di turnamen tersebut. Namun, petenis peringkat 17 dunia itu tak mampu bangkit di set kedua. Sebuah pukulan passing shot backhand ciamik dari Brooksby membawanya unggul 4-2, dan momentum tidak pernah kembali ke tangan Tiafoe. ben/AFP/G-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!