Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jaktim Ancam Cabut KJP dan Bansos Bagi Warga yang Terlibat Tawuran

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 21:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jaktim Ancam Cabut KJP dan Bansos Bagi Warga yang Terlibat Tawuran Doc: ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Timur
Ket. Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M Anwar saat memimpin Rapat Koordinasi Anti Tawuran di lingkungan Kota Jakarta Timur di Ruang Pola Lantai 2 Blok A Kantor Wali Kota Jaktim, Selasa (16/7/2024).

Jakarta - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur mengancam akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) bagi pelajar dan bantuan sosial (bansos) bagi warga yang terlibat aksi tawuran di wilayahnya.

Wali Kota Administrasi Jakarta Timur M Anwar mengatakan hal itu saat memimpin Rapat Koordinasi Anti Tawuran di lingkungan Kota Jakarta Timur di Ruang Pola Lantai 2 Blok A Kantor Wali Kota Jaktim, Selasa.

"Kita sudah sepakati, bukan sekedar efek jera saja, hasil dari rakor ini komitmen bersama Forkopimko guna mewujudkan Kota Jakarta Timur yang aman dan nyaman," kata Anwar.

Menurut dia, tidak hanya kasus tawuran, pelajar atau warga yang terlibat kasus begal dan masalah hukum lainnya yang meresahkan masyarakat juga akan dikenakan sanksi tegas tersebut.

Untuk mengantisipasi tawuran, kata dia, pihaknya akan menyiagakan posko pengamanan di tiap lokasi rawan aksi tawuran.

Pasalnya, dari hasil laporan yang diterimanya, aksi kucing-kucingan dari pelaku tawuran yang membuat anggota polisi kesulitan untuk mengamankan lingkungan.

"Terdapat 182 lokasi sebagai perhatian dari hasil pemetaan di lingkungan. Nantinya kita siagakan para anggota gabungan terdiri TNI-Polri hingga Satpol PP. Jika terjadi tawuran tangkap dan berikan sanksi tegas hingga sesuai penegakan hukum yang berlaku," tegas Anwar.

Rapat koordinasi anti tawuran itu digelar menyusul maraknya aksi tawuran di Jakarta Timur, seperti di tawuran antar warga di Jalan Basuki Rahmat (Bassura), Jatinegara; tawuran warga Kelurahan Klender dan Kelurahan Cipinang (Pulogadung) di Jalan I Gusti Ngurah Rai yang menyebabkan seorang anggota polisi terluka; serta tawuran remaja di Cipayung yang menyebabkan satu orang tewas.

Sementara itu, Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Nicolas Ary Lilipaly mengatakan bahwa sinergi empat pilar ini merupakan pemicu semangat Polri dalam mengamankan lingkungan agar berlangsung kondusif.

"Ini langkah positif bahkan dukungan bagi kami. Tentunya permasalahan komprehensif ini harus bersama kita tuntaskan, sehingga kenyamanan dan keamanan di lingkungan Jakarta Timur tercapai maksimal," kata Nicolas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.