Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masih Mempraktikkan Poligami

📅 Selasa, 16 Jul 2024, 06:25 WIB | Oleh:
Masih Mempraktikkan Poligami Doc: afp/ ALEXANDER JOE

Nama Homo habilis diambil dari kata dalam bahasa Latin habilis yang artinya praktis atau berguna. Dinamai demikian karena bukti manusia Hominin ini telah menggunakan alat yang jauh di atas tingkat yang sebelumnya terlihat dalam evolusi manusia.

Alat-alat batu sederhana digunakan dalam jumlah banyak, dengan alat-alat tertentu digunakan untuk tujuan tertentu. Alat-alat digunakan sebagai pemotong, pelunak, dan penghancur, sementara kapak tangan digunakan untuk membentuk tongkat menjadi tombak atau sekop sederhana.

Kemampuan membuat alat merupakan bagian penting dari budaya dan gaya hidup Homo habilis. Namun tidak diketahui bagaimana mereka berinteraksi pada tingkat seksual. Secara luas diasumsikan bahwa Homo erectus adalah hominin pertama yang mempraktikkan monogami, dan dengan demikian, diperkirakan bahwa Homo habilis adalah mempraktikkan poligami.

Praktik poligami yang menunjukkan sifat-sifat dalam hal ini yang mirip dengan kerabat kera saat ini, seperti pertarungan jantan dengan jantan untuk mendapatkan pasangan. Ada bukti untuk teori ini, namun, ada juga bukti yang menentangnya, jadi sangat sedikit yang dapat dikatakan dengan pasti tentang kebiasaan kawin Homo habilis dan bagaimana jenis kelamin berinteraksi.

Ada kemungkinan mereka memiliki kemampuan bicara yang sederhana, dan meskipun sangat rumit jika dibandingkan dengan hewan lain, kemampuan bicaranya jauh dari kompleksitas kemampuan bicara pada manusia modern.

"Teori ini didukung oleh area Broca yang membesar di otak Homo habilis, yang pada manusia berperan penting dalam kemampuan untuk memahami, membangun, dan menggunakan bahasa," kata Greg Beyer, sarjana sejarah dan linguistik yang khusus mempelajari Afrika.

Homo habilis, yang berada di ujung spektrum ukuran hominin yang lebih kecil, juga merupakan sasaran empuk bagi predator. Karena itu, seperti semua nenek moyang dan sepupu manusia di pohon evolusi, Homo habilis bersifat komunal. Telah dikemukakan bahwa ukuran otak berperan penting dalam ukuran pasukan kera. Ini disebut sebagai "Angka Dunbar" atau "Monkeysphere". Ini menentukan batas kognitif dalam mempertahankan hubungan sosial.

Robin Dunbar, yang menciptakan teori tersebut, menyatakan bahwa Homo habilis memiliki angka Dunbar sebesar 82, dan "pasukan" mereka mungkin berjumlah sekitar 70 hingga 85 individu. Sebagai perbandingan, Homo sapiens modern memiliki angka Dunbar sebesar 150.

Homo habilis juga bukan satu-satunya hominin di hutan dan sabana Afrika. Mereka berbagi dunia dengan Homo rudolfensis, Paranthropus boisei, dan, kemudian, Homo erectus/ergaster yang serupa. Bagaimana spesies ini berinteraksi satu sama lain tidak diketahui dan menjadi bahan spekulasi.

Homo habilis kemungkinan besar adalah pemakan bangkai yang suka berkonfrontasi. Mereka diperlengkapi dengan baik saat berkelompok dan, bersenjatakan batu dan tongkat, mampu menantang predator dan pemakan bangkai lainnya, mengusir mereka dari buruan dan mengklaimnya sebagai milik mereka.

Homo habilis telah ada selama sekitar 700 hingga 800 ribu tahun secara total. Selama kurun waktu tersebut, dunia mereka telah mengalami banyak perubahan iklim, dan mereka harus terus beradaptasi, sehingga memunculkan evolusi kemampuan beradaptasi yang menjadi ciri khas spesies manusia.

Mereka juga menunjukkan tanda-tanda pertama penggunaan alat dan berperan penting dalam mengembangkan pondasi kemanusiaan seperti yang dikenal saat ini. Meskipun hanya diketahui sedikit tentang spesies ini, Homo habilis memiliki peran besar dalam mendefinisikan siapa manusia saat ini. hay/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.