Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kalimantan Tengah Tanam Vegetasi Pantai untuk Mitigasi dan Cegah Abrasi

📅 Senin, 15 Jul 2024, 16:42 WIB | Oleh:
Kalimantan Tengah Tanam Vegetasi Pantai untuk Mitigasi dan Cegah Abrasi Doc: ANTARA/HO-Dislutkan Kalteng
Ket. Edukasi dan penanaman vegetasi pantai di Desa Sei Raja, Kabupaten Sukamara, 13-16 Juli 2024.

PALANGKA RAYA - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melakukan edukasi dan penanaman vegetasi pantai sebagai bagian dari upaya mitigasi dan mencegah terjadinya abrasi di perairan sekitar kawasan tambak udang vaname atau Shrimp Estate Berkah di Sukamara."Penanaman vegetasi pantai merupakan upaya untuk pemenuhan kebutuhan pasar global produk udang vaname, sehingga kelestarian lingkungan kawasan Shrimp Estate Berkah harus diperhatikan dengan tetap menjaga ekosistem mangrovenya," kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Kalteng Darliansjah di Palangka Raya, Senin.Vegetasi pantai dikenal juga dengan sebutan hutan pantai, yakni berupa tutupan vegetasi yang tumbuh dan berkembang di pantai berpasir di atas garis pasang tertinggi.Pihaknya melaksanakan kegiatan ini bekerja sama dengan tim dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor (IPB). Kegiatan ini meliputi pelatihan dan penanaman vegetasi pantai berupa mangrove, cemara laut dan galam di kawasan Shrimp Estate Berkah di Desa Sei Raja, Kabupaten Sukamara."Ini juga merupakan salah satu komitmen Gubernur Sugianto Sabran dalam mengembangkan ekonomi biru, atau pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan untuk peningkatan ekonomi masyarakat pesisir serta menjaga kesehatan ekosistem laut Kalimantan Tengah," terang Darliansjah.

Dosen Ekologi Pesisir yang merupakan Ahli Ekologi Mangrove dan Vegetasi Pantai FPIK-IPB University Agustinus Mangaratua Samosir hadir sebagai narasumber dalam kegiatan yang dilaksanakan di Desa Sei Raja tersebut.

Kegiatan ini terlaksana pada 13-16 Juli 2024 yang diikuti masyarakat Desa Sei Raja, khususnya yang berada di sekitar kawasan Shrimp Estate Berkah serta pemangku kepentingan di Sukamara. Adapun materi yang diberikan meliputi penanaman mangrove dengan metode pemberian pelindung.

"Penanaman mangrove dengan metode pemberian pelindung berupa pagar kayu sebagai antisipasi kuatnya efek gelombang pasang, sehingga melindungi ekosistem pesisir di kawasan shrimp estate agar terhindar dari abrasi dan terjangan gelombang laut, supaya kawasan itu terjaga kelestariannya," ujar Agustinus. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.