Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biden Kecam Upaya Pembunuhan terhadap Donald Trump

📅 Minggu, 14 Jul 2024, 10:59 WIB | Oleh:
Biden Kecam Upaya Pembunuhan terhadap Donald Trump Doc: Istimewa
Ket. Presiden AS Joe Biden berbicara setelah lawannya dari Partai Republik Donald Trump terluka setelah penembakan di rapat umum pemilihan di Pennsylvania, di Departemen Kepolisian Pantai Rehoboth, di Pantai Rehoboth, Delaware, Sabtu (13/7).

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat, Joe Biden pada Sabtu (13/7), mengeluarkan pernyataan menyusul penembakan yang melukai mantan Presiden Donald Trump selama rapat umum hari Sabtu di Butler, Pennsylvania.

"Saya telah diberi pengarahan tentang penembakan di rapat umum Donald Trump
di Pennsylvania. Saya bersyukur mendengar bahwa dia aman dan baik-baik saja. Saya berdoa untuknya dan keluarganya serta semua orang yang hadir di rapat umum itu, sambil menunggu informasi lebih lanjut.
Jill dan saya berterima kasih kepada Secret Service karena telah menyelamatkannya. Tidak ada tempat untuk kekerasan semacam ini di Amerika. Kita harus bersatu sebagai satu bangsa untuk mengutuknya."

Dilansir oleh Newsweek, tim kampanyenya mengatakan dia "baik-baik saja" setelah Trump yang terlihat berdarah, hanya enam menit setelah pidatonya, ditarik dari panggung oleh agen Secret Service. Setelah tembakan mereda, dia dikelilingi oleh Secret Service dan diantar keluar dari tempat acara di luar ruangan. Mantan presiden itu dievaluasi di fasilitas medis terdekat.

Kemudian, penembakan di acara kampanye Trump itu sedang diselidiki sebagai upaya pembunuhan terhadap mantan presiden, kata pejabat penegak hukum. Seorang penembak tewas, dan seorang peserta tewas. Menurut Associated Press, dua peserta rapat umum terluka parah.

Dalam pidato singkat yang disiarkan televisi Sabtu malam, Biden menyampaikan pidato kepada rakyat dan menanggapi penembakan terhadap calon presiden dari Partai Republik ini.

"Lihat, tidak ada tempat di Amerika untuk kekerasan semacam ini," kata Biden dalam pernyataan yang disiarkan secara nasional.

"Ini menjijikkan. Ini menjijikkan. Itulah salah satu alasan mengapa kita harus mempersatukan negara ini. Kita tidak bisa membiarkan ini terjadi. Kita tidak bisa seperti ini. Kita tidak bisa memaafkan ini."

Biden dilaporkan sedang menghadiri kebaktian gereja saat penembakan terjadi. Ia menyampaikan pernyataan yang disiarkan di televisi di Departemen Kepolisian Rehoboth Beach di Rehoboth Beach, Delaware.

Biden juga mengatakan bahwa ia telah mencoba menghubungi Trump tetapi tidak dapat berbicara dengannya karena Trump sedang dirawat oleh dokternya. Ia mengatakan akan mencoba lagi nanti malam.

"Tampaknya, dia baik-baik saja," kata presiden. "Saya berencana untuk berbicara dengannya segera, saya harap."

Biden kemudian menambahkan bahwa dia sedang menunggu informasi tambahan sebelum secara resmi menyebut serangan itu sebagai upaya pembunuhan terhadap mantan presiden.

"Saya punya pendapat, tapi saya tidak punya fakta," katanya kepada wartawan.

Penembakan itu terjadi di tengah kampanye presiden 2024 yang intens, dan Biden menghadapi desakan dari sejumlah Demokrat agar ia keluar dari persaingan melawan Trump. Kampanye Biden yang penuh perjuangan kini ditangguhkan setelah penembakan itu.

"Kampanye Biden menghentikan semua komunikasi keluar dan berupaya untuk menghapus iklan televisi kami secepat mungkin," kata juru bicara kampanye Kevin Munoz kepada wartawan Sabtu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.