Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wapres Ma'ruf: Logistik Jadi Salah Satu Penyokong Pertumbuhan Ekonomi

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 08:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wapres Ma'ruf: Logistik Jadi Salah Satu Penyokong Pertumbuhan Ekonomi Doc: ANTARA/Benardy Ferdiansyah
Ket. Tangkapan layar - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin memberi sambutan secara virtual pada pembukaan FIATA-RAP Meeting 2024 dan Rapimnas DPP ALFI dipantau dari kanal YouTube Sekretariat Wapres, Jumat (12/7/2024).

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan, sektor logistik menjadi salah satu penyokong pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.

"Di tingkat nasional, peran sektor logistik sebagai salah satu penyokong pertumbuhan ekonomi terus meningkat," kata Wapres dalam sambutannya secara daring pada pembukaan The International Federation of Freight Forwarders Associations-Regional Asia Pacific (FIATA-RAP) Meeting 2024 dan Rapimnas DPP Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (11/7).

Wapres dipantau dari kanal YouTube Sekretariat Wapres, Jumat, mengungkapkan, pada 2023, kontribusi sektor logistik terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai hingga Rp1.000 triliun.

Ia mengharapkan kontribusi tersebut akan semakin besar dengan pengoptimalan potensi sektor logistik serta didukung dengan komitmen dan upaya pemerintah untuk mengakselerasi pembangunan infrastruktur logistik di Indonesia.

Untuk mendukung pertumbuhan sektor tersebut, Wapres menjelaskan berbagai proyek pembangunan seperti jalan tol, Pelabuhan, bandara, dan jalur kereta api telah dilaksanakan, bahkan sampai menjangkau ke daerah perbatasan di Indonesia.

"Hal ini penting demi meningkatkan konektivitas antar wilayah sehingga mampu memajukan sektor logistik nasional," ujar Wapres.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa potensi industri logistik di kawasan Asia Pasifik sangat besar didukung dengan pertumbuhan ekonomi yang positif dan tingginya investasi serta peningkatan volume perdagangan.

"Menjadikan kawasan ini berperan strategis dalam perdagangan global," ucap Wapres.

Kawasan Asia Pasifik, sebut dia, juga menjadi rumah bagi sembilan pelabuhan peti kemas terbesar di dunia dan diproyeksikan akan terus tumbuh seiring dengan semakin meningkatnya volume pengangkutan dan logistik.

Kendati demikian, Wapres mengatakan potensi besar sektor logistik di Asia Pasifik juga menghadapi tantangan seperti ketidakpastian ekonomi global, konflik geopolitik, dan fluktuasi nilai tukar mata uang yang secara langsung mempengaruhi harga bahan bakar yang dapat mengakibatkan kenaikan biaya logistik dan pengangkutan.

"Untuk menjawab tantangan ini, upaya peningkatan efisiensi inovasi digitalisasi dan kolaborasi sektor logistik perlu terus didorong," kata Wapres.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.