Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sekolah Swasta Berkualitas Menengah Mulai Dilibatkan di PPDB

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 03:03 WIB | Oleh:
Sekolah Swasta Berkualitas  Menengah Mulai Dilibatkan di PPDB Doc: ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas
Ket. Sepi Peminat l Panitia pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menunggu calon siswa mendaftar di SMK PGRI 1 Kota Serang, Banten, Kamis (11/7). Pihak sekolah menyebutkan pendaftaran PPDB tahun ajaran 2024 di sekolahnya terus mengalami penurunan minat siswa yaitu hanya sebanyak 70 siswa pendaftar dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 130 siswa pendaftar.

Kemendikbudristek menyatakan banyak pemda saat ini yang sudah melibatkan sekolah swasta untuk program PPDB dengan sekolah berkualitas menengah.

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian, Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Suharti, menyatakan sudah banyak pemerintah daerah melibatkan sekolah swasta dalam program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Adapun sekolah yang dipilih yaitu sekolah dengan kualitas menengah.

"Kita pilihkan yang tengah-tengah yang pemerintah juga mampu untuk membantu," ujar Suharti, dalam siaran rapat dengan Komisi X DPR RI, yang diakses Kamis (11/7).

Dia menerangkan, alasan tidak memilih sekolah swasta yang berkualitas bagus dalam PPDB karena sekolah tersebut sudah mampu, sehingga tidak akan berkenan untuk bermitra. Sedangkan, sekolah dengan kualitas yang masih tertinggal juga tidak menjadi mitra karena siswa mesti mendapatkan layanan berkualitas.

"Sekolah-sekolah yang terlalu rendah kualitasnya juga kita tidak dilibatkan karena bagaimanapun juga untuk memutus rantai kemiskinan perlu pendidikan yang berkualitas juga," tuturnya.

Suharti mengungkapkan, ketika sekolah swasta menjadi mitra dalam PPDB ada dua bentuk bantuan yang tersedia. Bantuan tersebut yaitu bantuan personal seperti beasiswa untuk siswa dan bantuan operasional untuk sekolah.

Dia memastikan, pihaknya terus mendorong pemda untuk memperhatikan kualitas pendidikan di sekolah swasta. Menurutnya, kesenjangan kualitas di sekolah swasta lebih besar daripada di sekolah negeri.

"Untuk sekolah negeri kualitasnya mungkin sudah lebih baik persebarannya tetapi untuk sekolah swasta memang sangat-sangat senjang. Ada yang sangat baik sekali tapi juga ada yang masih jauh dari yang kita harapkan," jelasnya.

Pembangunan Sekolah

Suharti menyebut, solusi untuk mengatasi masalah daya tampung di sekolah negeri, pemerintah terus mengupayakan penambahan unit sekolah baru. Pihaknya telah mengalokasikan anggaran untuk membangun sekolah baru sebesar 15,2 triliun rupiah.

"Dialokasikan 15,2 triliun rupiah di dalam DAK fisik untuk semua kebutuhan, semua menu termasuk di dalamnya unit sekolah baru," katanya.

Dia berharap apabila unit sekolah baru terus ditambah, maka mesti ada penambahan anggaran. Dan hal itu bisa didiskusikan dalam Panja Anggaran Pendidikan.

Suharti menilai, realisasi penambahan anggaran sangat perlu. Terlebih jika memang kebutuhan terkait kebutuhan pembangunan unit sekolah baru secara besar-besaran.

"Untuk lebih lanjut menunjukkan bahwa ada kebutuhan yang cukup besar untuk memastikan fasilitas pendidikan terutama untuk wajib belajar masih diperlukan," terangnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.