Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Berpotensi Menguat Terbatas

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 08:54 WIB | Oleh:
IHSG Berpotensi Menguat Terbatas Doc: istimewa

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi melanjutkan tren penguatan, jelang akhir pekan ini, meskipun bersifat tebatas. Sentimen suku bunga acuan Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih mempengaruhi pergerakan bursa saham.

Head Customer Literation and Education PT Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi melihat pasar masih dipengaruhi ekspektasi pemangkasan suku bunga acuan bank sentral AS (the Fed) yang lebih cepat dari perkiraan awal dengan frekuensi penurunan sebanyak dua kali tahun ini. Karenanya, Oktavianus memproyeksikan IHSG dalam perdagangan, Jumat (12/7), bergerak mixed dengan kecenderungan menguat terbatas di kisaran 7.235-7.370.

Sebelumnya, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/7) sore, ditutup menguat seiring pelaku pasar memberikan respon positif terhadap pidato Gubernur The Fed Jerome Powell. IHSG ditutup menguat 13,37 poin atau 0,18 persen ke posisi 7.300,41. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,03 poin atau 0,33 persen ke posisi 915,35.

"Bursa regional Asia bergerak menguat, yang ditopang reaksi pasar pasca mencermati pidato petinggi The Fed Jerome Powell pada hari kedua dihadapan DPR Amerika Serikat (AS)," sebut Tim Riset Pilarmas Investindo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.

Dalam pidatonya, Powell mengungkapkan belum bisa menyimpulkan inflasi bergerak turun berkelanjutan menuju target 2 persen, meski ada sedikit keyakinan terhadap hal tersebut. Meski demikian, pasar memiliki argumen terkait dengan pidato tersebut, yang mana pernyataan tersebut memberikan ruang untuk memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga pada September mendatang.

Artinya, The Fed tidak akan menunggu inflasi 2 persen untuk memangkas suku bunga acuannya, sehingga asumsi ini memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.