Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Brompton T Line Sepeda dengan Bobot 7,45 kg Hadir di Indonesia

📅 Jumat, 12 Jul 2024, 20:38 WIB | Oleh:
Brompton T Line Sepeda dengan Bobot 7,45 kg Hadir di Indonesia Doc: istimewa
Ket. Brompton T Line yang memiliki bobot mulai dari 7,45 kilogram (kg) dengan rangka (frame) titanium yang memiliki bobot 37 persen lebih ringan daripada frame baja yang digunakan untuk sepeda Brompton pada umumnya. Meskipun demikian, ketahanan Brompton T Line tetap tidak kalah dengan sepeda Brompton lain yang memiliki frame baja.

JAKARTA - Brompton menggunakan kalimat, As light as it can get!, untuk menggambarkan produk terbarunya yaitu Brompton T Line. Sepeda lipat di bawah Brompton Bicycle Indonesia memiliki teknologi termutakhir dan bobot yang sangat ringan, cocok untuk digunakan sehari-hari.

Dijuluki sebagai produksi Brompton paling ringan, Brompton T Line memiliki bobot mulai dari 7,45 kilogram (kg) dengan rangka (frame) titanium yang memiliki bobot 37 persen lebih ringan daripada frame baja yang digunakan untuk sepeda Brompton pada umumnya. Meskipun demikian, ketahanan Brompton T Line tetap tidak kalah dengan sepeda Brompton lain yang memiliki frame baja.

Dibuat khusus untuk mendampingi Bromptoneers(istilah untuk penggemar Brompton)dalam kegiatan sehari-hari, Brompton T Line dapat dengan mudah dilipat dan didorong-dorong karena fleksibilitasnya. Kelebihan ini membuat Brompton T Line menjadi tolok ukur sepeda lipat dalam hal keringanan, performa, dan ketahanan.

"Sepeda Brompton edisi ini juga merupakan sepeda lipat pertama di dunia yang memiliki seatpost karbon yang berlapis baja menjadikannya sangat ringan dan cocok untuk digunakan sehari-hari," kata Chief Operations Officer Brompton, Paul Williams melalui siaran pers Jumat (12/7).

Menurut Williams, meskipun bijih titanium merupakan bahan yang relatif melimpah, tetap dibutuhkan upaya yang luar biasa untuk mengolahnya menjadi sesuatu yang dapat digunakan untuk produksi sepeda. Terbukti bahwa bijih titanium ternyata memiliki rasio kekuatan tertinggi dibandingkan dengan elemen logam lainnya, serta membuatnya kuat terhadap benturan dan tahan terhadap korosi yang tinggi.

"Fungsi ini kemudian menjadikan titanium sebagai bahan yang sempurna untuk menciptakan sepeda lipat yang paling ringan," terangnya.

Sementara itu, Country Manager Brompton Indonesia, Kevin Wijaya, turut menambahkan, Brompton T Line akhirnya dapat diperkenalkan ke Bromptoneersdi Indonesia dengan mengusung sebuah filosofi yang mencoba memberi kebebasan dan fleksibilitas kepada setiap penggunanya.

"Sepeda kami harapkan bisa menjadi bagian dari perjalanan hidup Bromptoneers yang timeless, dan juga mendukung setiap langkah mereka menuju kehidupan yang lebih berarti, tidak hanya bagi diri mereka sendiri tetapi juga untuk orang-orang sekitarnya dan lingkungan," ujar dia.

Ia menambahkan, sebagai sepeda Brompton paling ringan yang ideal untuk digunakan dalam keseharian, Brompton T Line telah berhasil meraih Design & Innovation Awards 2023 pada awal tahun 2023 silam. Sepeda lipat inovatif ini tidak hanya membuat para ahli kagum dengan desainnya yang canggih dan elegan, tetapi juga berhasil mendapatkan julukan prestisius seperti "titan kecil," "Rolls-Royce sepeda lipat," dan "a classic reinterpreted."

"Keunggulan ini dicapai berkat penggunaan teknologi dan material canggih, yang umumnya digunakan dalam industri penerbangan," tutur Kevin.

Untuk peluncuran di Indonesia, Brompton juga akan memperkenalkan opsi 12 kecepatan baru pada model T Line. Sistem gir 12 kecepatan unik ini memberi lebih banyak pilihan gir dan jangkauan lebih luas, namun tetap dalam desain kompak Brompton yang terkenal ringan, portabel, dan dapat dilipat.

"Sistem ini terdiri dari dua elemen inovatif, hub 3 kecepatan Sturmey-Archer, menawarkan lebih banyak kecepatan dari dalam hub yang tertutup rapat, serta derailleur 4 kecepatan yang sangat ringan, dirancang untuk T Line dan hanya seberat enam puluh gram. Kombinasi ini memastikan kinerja maksimal dengan perawatan minimal," lanjutnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa, Basarnas Lakukan Operasi Pencarian

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.