Putin dan Modi Bertemu di Moskow di Tengah Kecaman Global atas Serangan ke Ukraina
📅 Selasa, 09 Jul 2024, 09:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: India Today
MOSKOW - Perdana Menteri India Narendra Modi akan mengadakan pembicaraan dengan Presiden Russia Vladimir Putin pada hari Selasa (9/7), sehari setelah tiba di Moskow di tengah kecaman global atas serangan Russia di Ukraina.
Modi yang mengunjungi Moskow untuk pertama kalinya sejak Russia melancarkan kampanyenya di Ukraina pada Februari 2022, akan berupaya memelihara hubungan jangka panjang antara New Delhi dan Moskow.
Pada saat yang sama, ia sedang merayu hubungan keamanan yang lebih erat dengan Barat setelah kembali berkuasa sebagai pemimpin negara berpenduduk terbanyak di dunia.
"Tidak ada kejutan dalam persiapan. Hal utama adalah menciptakan suasana untuk interaksi yang bermakna," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov kepada TV pemerintah saat ditanya tentang pembicaraan tersebut.
Modi mendarat di Moskow beberapa jam setelah Russia melancarkan serangan besar-besaran yang menargetkan kota-kota di seluruh Ukraina pada hari Senin yang menewaskan lebih dari tiga lusin orang dan merusak sebuah rumah sakit anak-anak di Kyiv, yang memicu kecaman dari pemerintah di Eropa dan Amerika Utara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Russia merupakan pemasok penting minyak murah dan senjata ke India, tetapi keterasingan Moskow dari Barat dan meningkatnya hubungan dengan Beijing telah mempengaruhi kemitraannya dengan New Delhi.
Kekuatan-kekuatan Barat dalam beberapa tahun terakhir juga telah membina hubungan yang lebih kuat dengan India sebagai pertahanan terhadap Tiongkok dan pengaruhnya yang semakin besar di seluruh Asia-Pasifik, sembari menekan New Delhi untuk menjauhkan diri dari Russia.
Amerika Serikat pada hari Senin mendesak Modi untuk menjelaskan dalam pembicaraannya dengan Putin bahwa "setiap resolusi konflik di Ukraina harus... menghormati Piagam PBB sehubungan dengan integritas teritorial Ukraina".
Sebaiknya Anda baca juga:
Modi terakhir kali mengunjungi Russia pada tahun 2019 dan menjamu Putin di ibu kota India dua tahun kemudian, beberapa minggu sebelum Russia memulai serangannya terhadap Ukraina.
Sejak saat itu, India pada dasarnya menghindar mengecam Russia dan abstain pada resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa yang menargetkan Kremlin.
Senjata, Minyak, dan Tiongkok
Namun, perseteruan Russia dengan Ukraina juga menimbulkan korban jiwa bagi India.
New Delhi mengatakan pada bulan Februari bahwa pihaknya mendesak Moskow untuk memulangkan beberapa warga negaranya yang telah mendaftar untuk "pekerjaan pendukung" dengan militer Russia, menyusul laporan bahwa beberapa dari mereka telah terbunuh setelah dipaksa berperang di Ukraina.
Hubungan Moskow dengan Tiongkok juga menjadi penyebab kekhawatiran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!