Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Putin dan Modi Bertemu di Moskow di Tengah Kecaman Global atas Serangan ke Ukraina

📅 Selasa, 09 Jul 2024, 09:34 WIB | Oleh: Tim Penulis

Washington dan Uni Eropa menuduh Tiongkok menjual komponen dan peralatan yang telah memperkuat industri militer Rudsia -- tuduhan yang dibantah Beijing.

Tiongkok dan India bersaing ketat untuk mendapatkan pengaruh strategis di seluruh Asia Selatan.

India juga merupakan bagian dari kelompok Quad bersama AS, Jepang, dan Australia yang memposisikan dirinya melawan meningkatnya keberanian Tiongkok di Asia.

New Delhi dan Russia telah menjalin hubungan dekat sejak Perang Dingin, yang menjadikan Kremlin sebagai pemasok senjata utama bagi negara tersebut.

Namun Ukraina telah menguras persediaan senjata Russia, sehingga mendorong India mencari sumber senjata lainnya -- termasuk mengembangkan industri pertahanannya sendiri.

Menurut Institut Penelitian Perdamaian Internasional Stockholm, pangsa Russia dalam impor senjata India telah menyusut drastis dalam beberapa tahun terakhir.

Pada saat yang sama, India telah menjadi pembeli utama minyak mentah Russia, menyediakan pasar ekspor yang sangat dibutuhkan bagi Russia setelah ditinggalkan oleh pembeli tradisional di Eropa.

Hal itu telah secara dramatis mengkonfigurasi ulang hubungan ekonomi mereka, dengan India menghemat miliaran dolar sambil memperkuat kas perang Moskow.

Impor minyak mentah Russia dari bulan ke bulan oleh India "meningkat sebesar delapan persen pada bulan Mei, ke level tertinggi sejak Juli 2023", menurut data pelacakan komoditas yang dikumpulkan oleh Pusat Penelitian Energi dan Udara Bersih.

Tetapi hal ini juga mengakibatkan defisit perdagangan India dengan Russia meningkat menjadi sedikit di atas $57 miliar pada tahun keuangan lalu.

Dari Russia, Modi akan melakukan perjalanan ke Wina untuk kunjungan pertama ke ibu kota Austria oleh seorang pemimpin India sejak Indira Gandhi pada tahun 1983.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.