Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kiat Jaga Kesehatan Ketika Memasuki Masa Pancaroba

📅 Minggu, 07 Jul 2024, 17:18 WIB | Oleh:
Kiat Jaga Kesehatan Ketika Memasuki Masa Pancaroba Doc: ANTARA/Sizuka
Ket. Beraktivitas di luar ruangan harap waspada paparan polusi udara yang dapat mengganggu saluran pernafasan.

Jakarta -- Praktisi Kesehatan dr. Ngabila Salama membagikan sejumlah kiat kepada masyarakat agar kesehatan tetap terjaga ketika memasuki masa pancaroba.

"Cuaca yang tidak menentu seperti saat ini atau musim pancaroba, jika menuju musim penghujan penyakit akan sering muncul," kata Ngabila kepada ANTARA melalui pesan singkat di Jakarta, Minggu.

Kepala Seksi Pelayanan Medik RSUD Taman Sari itu menuturkan sejumlah penyakit yang kerap ditemui ketika masuk musim hujan adalah demam berdarah (DBD/dengue) karena potensi munculnya genangan air di tempat-tempat yang tertutup makin banyak. Contohnya berupa pot tanaman, kubangan air dan tempat penampungan air di rumah seperti bak mandi atau ember.

Sementara jika cuaca kembali panas, penyakit yang dapat mengenai masyarakat adalah infeksi saluran pernapasan atas (ISPA), pneumonia terutama pada anak, dan COVID-19.

"Kemudian ada penyakit akibat polusi udara secara akut yakni ISPA, pneumonia, serangan asma sampai PPOK. Jika kronis dapat menyebabkan kanker, hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung dan pembuluh darah lainnya," ujar Ngabila.

Ngabila menganjurkan ketika cuaca mendadak panas dan polusi udara tinggi, masyarakat sebaiknya menggunakan masker KF94 atau KN95 untuk mencegah partikel PM 2.5 yang berbahaya bagi kesehatan secara akut dan kronis masuk ke dalam paru-paru.

Proteksi diri itu dapat diikuti dengan rajin mencuci tangan dan menjaga jarak ketika sedang berada di kerumunan.

"Mohon diingat bahwa polusi udara membuat saluran nafas menjadi lebih sensitif, sehingga mudah terkena penyakit, jika sudah kena itu akan sulit untuk sembuh," katanya.

Lebih lanjut hal lain yang harus diwaspadai adalah serangan panas atau heat stroke. Masyarakat diminta untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan saat suhu udara sedang tinggi, rajin memakai payung, kacamata hitam, tabir surya hingga baju berwarna cerah sebagai pelindung diri.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat rutin mengonsumsi air putih setidaknya tiga sampai empat liter air atau setara dengan 12-16 gelas per hari, tanpa menunggu haus guna menjaga tubuh tetap terhidrasi.

Sementara ketika musim hujan tiba, dikarenakan akan banyak genangan air di sekitar lingkungan rumah, warga dapat menggalakkan Gerakan 1 Rumah 1 Kader Jumantik (G1R1J) dengan konsep Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3X10 setiap Jumat pagi.

Artinya, pencegahan tersebut dilakukan setiap jam 10 pagi dengan durasi 10 menit efektif, selama 10 minggu berturut-turut.

Terkait dengan konsumsi makanan, Ngabila menilai memakan sayur dan buah yang banyak mengandung air seperti semangka, melon, pir dan apel akan lebih bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan air dalam tubuh selain meminum air putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Ekonomi
Antrean BBM Jadi Sorotan, G...
Olahraga
Liverpool Gagal Menang di A...
Luar Negeri
Selamat Datang di Festival ...
Daerah
Kebakaran Kawah Ijen Sudah ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.