Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bertemu Putin di Moskow, PM Hongaria Dikecam Pemimpin Eropa

📅 Sabtu, 06 Jul 2024, 09:36 WIB | Oleh:
Bertemu Putin di Moskow, PM Hongaria Dikecam Pemimpin Eropa Doc: BBC/EPA
Ket. Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban bertemu Presiden Russia Vladimir Putin.

LONDON - Perdana Menteri Hongaria Viktor Orban bertemu Presiden Russia Vladimir Putin di Moskow, dalam kunjungan yang banyak dikritik oleh para pemimpin Uni Eropa dan Ukraina.

Dilaporkan BBC, pertemuan keduanya pada hari Jumat (5/7) tersebut merupakan bagian dari yang Orban sebut "misi perdamaian". Pertemuan itu terjadi tiga hari setelah kunjungannya ke Kyiv di mana ia bertemu dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Hongaria baru saja mengambil alih jabatan presiden Dewan Uni Eropa, tetapi para pemimpin Uni Eropa menekankan bahwa Orban tidak bertindak atas nama blok tersebut.

Orban adalah satu-satunya kepala pemerintahan Uni Eropa yang menjaga hubungan dekat dengan Kremlin setelah invasi ke Ukraina pada tahun 2022.

Setelah pertemuan yang berlangsung beberapa jam, PM Hongaria mengatakan Russia dan Ukraina masih "berbeda jauh" dalam pandangan mereka tentang pencapaian perdamaian.

"Banyak langkah yang diperlukan untuk mengakhiri perang, tetapi kami telah mengambil langkah pertama untuk memulihkan dialog," katanya.

Putin menyebutnya sebagai pembicaraan yang "terus terang dan bermanfaat". Ia juga mengulangi usulan yang sebelumnya ditolak agar Ukraina menarik diri dari wilayah di selatan dan timur negara yang diklaim Russia telah dianeksasi - yang mencakup wilayah yang saat ini tidak diduduki Rusia.

Zelensky telah lama mengatakan Ukraina tidak akan berunding dengan Moskow sampai pasukan Russia meninggalkan seluruh wilayah Ukraina, termasuk Krimea.

Sebelumnya, Putin mengatakan kunjungan Orban "bukan hanya sebagai mitra lama" tetapi sebagai perwakilan Uni Eropa.

Namun, para pemimpin Eropa secara terbuka mengecam perjalanannya ke Moskow dan menekankan bahwa ia tidak mewakili Uni Eropa.

"Presidensi bergilir Uni Eropa tidak memiliki mandat untuk terlibat dengan Russia atas nama Uni Eropa," tulis Charles Michel, Presiden Dewan Eropa, pada X.

"Dewan Eropa tegas menyatakan: Russia adalah agresor, Ukraina adalah korban. Tidak ada diskusi tentang Ukraina yang dapat dilakukan tanpa Ukraina."

"Penenangan tidak akan menghentikan Putin," tulis kepala Komisi Eropa Ursula von der Leyen di X.

Ukraina juga mengecam kunjungan tersebut. "Bagi negara kami, prinsip 'tidak ada perjanjian mengenai Ukraina tanpa Ukraina' tetap tidak dapat diganggu gugat dan kami menyerukan kepada semua negara untuk mematuhinya secara ketat," kata kementerian luar negeri dalam sebuah pernyataan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Polda Jabar Tangkap Tersang...

Penataan Ruang Publik Menyambut HUT DKI Jakarta

20 menit yang lalu | Fajar Alim M

Megapolitan
Penataan Ruang Publik Menya...
Daerah
Peringatan Hari Keamanan Pa...
Ekonomi
Program SPHP Kedelai Dukung...
Nasional
Pemerintah Perkuat SDM Mela...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.