Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Mantan Menteri di Tiongkok Dipecat karena Korupsi

📅 Sabtu, 29 Jun 2024, 00:02 WIB | Oleh:
Dua Mantan Menteri di Tiongkok Dipecat karena Korupsi Doc: ROSLAN RAHMAN, ALEXANDER NEMENOV/AFP
Ket. Li Shangfu (kiri) dan Wei Fenghe

BEIJING - Partai Komunis yang berkuasa di Tiongkok telah memecat dua mantan menteri pertahanan karena korupsi, sebuah perkembangan yang mengungkap bagaimana korupsi telah menjangkiti petinggi militer terbesar di Asia ini.

Li Shangfu, yang menghilang secara publik pada tahun 2023 dan telah memicu spekulasi, ditemukan telah menerima suap, seperti yang dilakukan pendahulunya, Wei Fenghe, menurut laporan media pemerintah Tiongkok pada tanggal 27 Juni.

"Kedua pria itu telah sangat merusak kinerja partai, pengembangan pertahanan, dan citra para pemimpin senior," kata sebuah laporan oleh Komisi Militer Pusat atauCentral Military Commission (CMC), badan militer tertinggi Tiongkok, dalam penjelasan resmi pertama atas pemecatan mendadak Li.

Dikutip dariThe Straits Times, Wei menjabat sebagai menteri pertahanan dari tahun 2018 hingga 2023, sementara Li dipecat dari jabatannya pada bulan Oktober 2023 setelah hanya menjabat tujuh bulan, menjadikannya menteri pertahanan dengan masa jabatan terpendek di Tiongkok.

Wei, kini berusia 70 tahun, sebelumnya memimpin Pasukan Roket Tentara Pembebasan Rakyat atauPeople's Liberation Army (PLA), yang dibentuk oleh Presiden Xi Jinping pada tahun 2015 untuk mengendalikan rudal konvensional dan nuklir.

Tiongkok bangga pengembangan rudal antarbenua yang dapat menjangkau Amerika Serikat dan rudal hipersonik yang mampu menghindari pertahanan AS. Sebelum Li yang berusia 66 tahun menjadi menteri pertahanan, dia pernah mengepalai departemen PLA untuk pengadaan dan pengembangan peralatan militer.

Berikan Suap

Tiongkok telah berinvestasi besar-besaran untuk meningkatkan peralatannya dalam upaya memodernisasi kekuatan tempurnya. "Tindakan Li, yang diketahui memberikan suap demi kemajuan kariernya, sangat mencemari lingkungan politik sektor peralatan di militer dan etika industri terkait," kata kantor berita resmi Xinhua.

Komisi tersebut tidak mengatakan apakah kasus kedua pria itu saling terkait atau menyebutkan jumlah suap yang diberikan, meskipun disebutkan jumlah uang yang terlibat sangat besar. Kasus mereka akan disidangkan oleh pengadilan militer, dan rincian lebih lanjut kemungkinan akan diketahui setelah persidangan mereka.

Militer Tiongkok telah menjalani pembersihan antikorupsi besar-besaran sejak 2023, dengan 11 jenderal PLA dan segelintir eksekutif industri pertahanan kedirgantaraan diberhentikan sebagai anggota parlemen.

Pasukan Roket mengalami perombakan besar-besaran pada Juli 2023, dengan penggantian komandan dan komisaris politik.

Baik Wei maupun Li tidak mungkin naik pangkat di militer tanpa persetujuan Xi, yang menjadi panglima tertinggi de facto pada tahun 2012 berdasarkan gelarnya sebagai ketua CMC.

Kasus hilangnya pejabat tinggi lainnya pada tahun 2023 adalah kasus hilangnya mantan menteri luar negeri Tiongkok, Qin Gang, yang menghilang dari pandangan publik pada bulan Juni 2023 beberapa bulan setelah memangku jabatan tersebut. Ia dicopot dari jabatan menteri luar negeri sebulan kemudian. Nasibnya masih belum diketahui.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.