Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paus Perintahkan Tenaga Surya Jadi Satu-satunya Sumber Energi Vatikan

📅 Jumat, 28 Jun 2024, 00:05 WIB | Oleh:
Paus Perintahkan Tenaga Surya Jadi Satu-satunya Sumber Energi Vatikan Doc: istimewa
Ket. Paus Fransiskus mengeluarkan surat resmi yang menuntut pendirian pabrik “agrivoltaik” di Santa Maria di Galeria.

VATIKAN - Pemimpin Gereja Katolik Seluruh Dunia, Paus Fransiskus memerintahkan Vatikan untuk memasang pembangkit listrik tenaga surya yang akan menyediakan listrik ke seluruh negara kota tersebut, seiring upaya Paus untuk mengatasi perubahan iklim.

Paus Fransiskus, yang sudah lama mendukung perlindungan lingkungan, mengeluarkan surat resmi yang diterbitkan pada Rabu (26/6), yang menuntut pendirian pabrik "agrivoltaik" di Santa Maria di Galeria, sebuah wilayah ekstrateritorial di tanah Vatikan di utara Roma.

Dikutip dariThe Straits Times, proyek agrivoltaik menggabungkan produksi energi surya dan pertanian, dengan panel yang biasanya dipasang di atas ladang tanaman atau padang rumput.

"Kita harus melakukan transisi menuju model pembangunan berkelanjutan yang mengurangi emisi gas rumah kaca ke atmosfer, untuk mencapai tujuan netralitas iklim," tulis Paus dalam surat tertanggal 21 Juni.

Ia mengatakan, pembangkit listrik tersebut akan menghasilkan cukup energi untuk tidak hanya menyalakan pusat transmisi Radio Vatikan yang sudah ada di lokasi tersebut, tetapi juga memastikan "kecukupan energi Negara Kota Vatikan".

Surat tersebut tidak merinci kapan pembangkit tersebut akan dipasang atau beroperasi.

Paus Fransiskus bermaksud berkontribusi pada upaya semua negara untuk memberikan, sesuai dengan tanggung jawab dan kemampuan masing-masing, respons yang memadai terhadap tantangan yang ditimbulkan terhadap umat manusia dan rumah kita bersama akibat perubahan iklim.

Pada tahun 2022, Vatikan bergabung dengan Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang Perubahan Iklim dan perjanjian iklim Paris, yang pada tahun 2015 menetapkan target untuk membatasi kenaikan suhu dunia sebesar 1,5 derajat Celcius dibandingkan tingkat pra-industri.

Paus Benediktus XVI memulai inisiatif ramah lingkungan Vatikan pada tahun 2008 dengan memasang panel surya di ruang audiensinya.

Namun Paus Fransiskus, 87 tahun, yang mengecam perubahan iklim yang disebabkan oleh ulah manusia dan fakta bahwa kelompok paling terpinggirkan di dunia menanggung akibat paling besar dari pemanasan global.

Pada tahun 2023, Vatikan mengeluarkan kontribusi nasional pertamanya, upaya untuk mengurangi emisi berdasarkan perjanjian Paris, yang mana Vatikan berjanji untuk mengurangi gas rumah kaca hingga 20 persen di bawah tingkat emisi tahun 2011 pada tahun 2030.

Paus Fransiskus juga telah menyusun rencana "Konversi Ekologis 2030" untuk proyek dan teknologi netral karbon, termasuk peralihan ke kendaraan listrik, meskipun kontribusi negara kota tersebut terhadap emisi global sudah dapat diabaikan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.