Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangsel Bantu 5.000 Anak Tidak Diterima di SMP Negeri

📅 Kamis, 27 Jun 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Tangsel Bantu 5.000 Anak Tidak Diterima di SMP Negeri Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangsel
Ket. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memberikan bantuan pendidikan secara simbolis kepada peserta didik tahun 2023/2024 keterangannya pada acara penyerahan bantuan kepada siswa di Puspemkot Tangsel Rabu.

Tangerang - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten memberikan bantuan pendidikan kepada 5.000 anak yang tidak diterima di SMP negeri dengan anggaran yang diterima sebesar Rp1,8 juta per anak.

"Jadi bagi anak - anak yang mendaftar di sekolah negeri dan tidak diterima maka akan mendapatkan bantuan sebesar Rp1,8 juta," kata Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam keterangannya pada acara penyerahan bantuan kepada siswa di Puspemkot Tangsel, Rabu.

Ia mengatakan program pemberian bantuan ini akan terus ditingkatkan lagi bagi penerima yang melanjutkan pendidikan di tahun ajaran baru 2024/2025.

Ia juga berharap pemberian bantuan ini sebagai upaya Pemkot Tangsel dalam memastikan siswa - siswi tidak mengalami putus sekolah.

"Ini untuk menjaga agar tidak ada yang putus sekolah dan meningkatkan kualitas pendidikan serta meningkatkan rata - rata lama sekolah," katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan siswa yang menerima bantuan hari ini adalah peserta didik pada tahun ajaran 2023/2024 dan tidak diterima di SMP negeri.

"Karena tahun ajaran itu masuk dua tahun, jadi semester ganjilnya diberikan pertengahan tahun anggaran, dan semester genapnya diberikan awal tahun anggaran, jadi pemberian diberikan tiap enam bulan sekali," ujarnya.

Terkait teknis transfer bantuan pendidikan, Deden menuturkan, orang tua memberikan surat kuasa ke sekolah untuk mencairkan. Hal ini penting, karena bantuan ini untuk biaya personal.

"Jadi ya itu ditransfer masuk ke rekening siswa, dan pencairannya minta persetujuan orang tua untuk memberikan kuasa kepada sekolah," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.