Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Satgas: Hampir Seluruh Provinsi Telah Terpapar Judi 'Online'

📅 Rabu, 26 Jun 2024, 01:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Satgas: Hampir Seluruh Provinsi Telah Terpapar Judi 'Online' Doc: Koran Jakarta/Muhamad Marup
Ket. PENCEGAHAN JUDI DARING -- Ketua Satuan Tugas Pemberantasan Perjudian Daring (Satgas Judi Online) sekaligus Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkopolhukam), Hadi Tjahjadi dan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy (tengah) dalam konferensi pers hasil Rapat Pengarahan tentang Pencegahan Perjudian Daring, di Jakarta, Selasa (25/6).

JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Pemberantasan Perjudian Daring (Satgas Judi Online), Hadi Tjahjadi, mengatakan, paparan judi online sudah hampir menyentuh seluruh provinsi di Indonesia.

Hal tersebut disampaikan dalam konferensi usai menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pengarahan tentang Pencegahan Perjudian Daring, di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (25/6).

Dia mengatakan, ada lima provinsi dengan sebaran pemain judi online terbanyak serta nilai transaksi tertinggi. Lima provinsi tersebut yakni Jawa Barat, Daerah Khusus Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten.

"Yang pertama adalah yang paling di atas Jawa Barat, Jawa Barat ini pelakunya 535.644 orang dan nilai transaksinya 3,8 triliun rupiah," ujar Hadi, dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa.

Dia melanjutkan, provinsi kedua yaitu kedua Daerah Khusus Jakarta dengan pelaku sebanyak 238.568 orang dan nilai transaksi 2,3 triliun rupiah. Ketiga adalah Jawa Tengah, dengan pelaku 201.963 orang serta nilai transaksi 1,3 triliun rupiah.

Keempat, kata Hadi, provinsi Jawa Timur dengan pelaku sebanyak 135.227 dan nilai transaksi 1,051 triliun rupiah. Kelima, Banten dengan pelaku 150.302 orang dan nilai transaksi 1,022 triliun rupiah. "Saya juga ingin menyampaikan bahwa hampir di seluruh provinsi itu sudah terpapar judi online," jelasnya.

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menko Polhukam) itu mengingatkan, judi online juga sudah merambah sampai ke tingkat desa dan Kelurahan. Pihaknya akan mengumpulkan pimpinan tingkat desa dan kecamatan untuk menangani para pelaku.

"Nanti akan kami berikan namanya nomor handphonenya alamatnya di mana itu yang ingin saya sampaikan," katanya.

Beragam Latar Belakang

Dalam kesempatan itu, Hadi Tjahjanto mengungkapkan bahwa penjudi online berasal dari beragam latar belakang, mulai dari polisi, tentara, wartawan hingga PNS.

"Untuk kementerian-kementerian yang lain, ada TNI, Polri, dan lainnya. Itu sudah kami serahkan nama-namanya kepada kepala lembaga," kata Hadi.

Secara khusus, Hadi menyoroti penjudi online yang berasal dari latar belakang profesi wartawan. Ia mengatakan berdasarkan data dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), diketahui sebanyak 168 orang wartawan yang terjerat judi online.

Nilai transaksi judi online itu, kata dia, mencapai satu miliar rupiah. "Profesi wartawan, itu ada 164 orang ya berdasarkan data dari PPATK dan transaksinya itu sampai dengan 6.899. Jumlah uangnya 1.477.160.821 rupiah dan siapa-siapa namanya juga ada. Ada lengkap," kata Hadi.

Menko Polhukam Hadi menyampaikan bahwa satgas yang dipimpinnya terus melakukan beragam upaya untuk memberantas judi online. Ia mengatakan pihaknya telah menangkap selegram asal Banten yang mempromosikan judi online.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Harga Cabai di Mataram Turu...
Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.