Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyebaran Flu Burung Meluas di Peternakan Australia

📅 Rabu, 26 Jun 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Penyebaran Flu Burung Meluas di Peternakan Australia Doc: AFP/BERKAS
Ket. Australia menghadapi tiga wilayahnya alami wabah flu burung yang terjadi secara paralel, dua di dekat Melbourne dan satu di dekat Sydney.

MELBOURNE - Pihak berwenang Australia baru-baru ini mengonfirmasi telah mendeteksi flu burung pada peternakan kedelapan di negara bagian Victoria, dan ayam-ayam di peternakan tersebut akan disuntik mati.

Pengujian telah mengonfirmasi strain virus H7N3 yang sangat patogen di peternakan telur komersial kecil, yang sudah dikarantina dan di Golden Plains Shire yang sudah menerapkan pembatasan pergerakan.

Dikutip dari Yahoo News, Selasa (25/6), Kepala Petugas Kedokteran Hewan, Graeme Cooke, mengatakan deteksi ini bukanlah hal yang tidak terduga.

"Faktanya (hal ini) menunjukkan area pembatasan dan pengendalian berbasis risiko adalah hal yang masuk akal dan tindakan pengawasan kami berjalan sesuai keinginan kami," katanya.

Kegiatan pengawasan komprehensif dan berkelanjutan yang dilakukan oleh pertanian Victoria berhasil menemukan infeksi dan membendungnya. Pembatasan pergerakan diperkirakan akan tetap berlaku selama beberapa minggu ke depan. Sepuluh peternakan di Australia kini dipastikan terjangkit virus tersebut.

Hewan ini ditemukan di peternakan unggas kedua di NSW pada akhir pekan, namun properti itu berada di dalam zona biosekuriti yang didirikan di Distrik Hawkesbury setelah deteksi awal pada hari Rabu.

Musnahkan Burung

Lebih dari satu juta burung akan dimusnahkan di Victoria karena wabah ini dan sejauh ini jumlah korban di New South Wales akan mencapai lebih dari 320.000 ekor.

Di Victoria, tujuh properti yang terinfeksi dipastikan terjangkit virus flu burung H7N3 dan satu properti yang terinfeksi di dekat Terang terjangkit strain H7N9. Strain H7N8 telah menginfeksi peternakan di NSW.

Tidak ada strain H5N1 yang telah menginfeksi miliaran hewan liar dan hewan ternak secara global sehingga menimbulkan kekhawatiran akan penularannya ke manusia.

Organisasi Kesehatan Dunia mengungkapkan pada 5 Juni seorang gadis berusia dua tahun, di Melbourne, yang baru-baru ini melakukan perjalanan dari India, harus dimasukkan ke perawatan intensif pada bulan Maret setelah jatuh sakit karena jenis H5N1. Kasus ini dikonfirmasi oleh otoritas kesehatan setempat pada bulan Mei.

Meskipun manusia mungkin tertular virus flu burung ketika melakukan kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi, badan Agriculture Victoria mengatakan risiko terhadap masyarakat sangat rendah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Advertisement
Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

Lebih Tinggi dari India dan Laos, AS Tetapkan Tarif Antidumping Panel Surya Indonesia hingga 173,7 Persen

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.