Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bantul Lestarikan Warisan Budaya Melalui Mataram Culture Fest 2024

📅 Selasa, 25 Jun 2024, 17:11 WIB | Oleh:
Bantul Lestarikan Warisan Budaya Melalui Mataram Culture Fest 2024 Doc: ist/dok. Pemkab Bantul
Ket. Penampilan kesenian dalam pembukaan Mataram Culture Fest 2024 s di Pasar Seni Gabusan, Senin (24/6)

BANTUL - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), menyelenggarakan kegiatan bertajuk Mataram Culture Fest pada 24 sampai 29 Juni 2024 sebagai upaya pelestarian budaya yang telah diwariskan para leluhur daerah ini.

"Kami telah diwarisi oleh leluhur Mataram yaitu sebuah pola pikir yang berkembang, dimana membangun sebuah kebudayaan walaupun dengan upaya yang rumit, warisan itu kita laksanakan melalui Mataram Culture Fest untuk mewujudkan Bantul Yang Istimewa," kata Wakil Bupati (Wabup) Bantul Joko Purnomo dalam keterangannya di Bantul, Selasa.

Oleh karena ituWabup Bantul mengapresiasi gelaran yang menampilkan berbagai suguhan atraksi budaya di kawasan Pasar Seni Gabusan Bantul itu, karena gelaran ini merupakan wujud dari pelaksanaan pelestarian budaya yang telah diwariskan para leluhur Bantul.

Lebih lanjutWabup Bantul menekankan jika gelaran ini juga diharapkan dapat memberi dampak yang luas dalam rangka untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dengan melibatkan seniman dan berbagai pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal.

Mataram Culture Fest 2024 selama enam hari tersebut mengusung tema "Bantul Duwe Gawe"yang menghadirkan atraksi budaya seperti pentas reog, wayang manggala muda, wayang kolaborasi, gamelan, karawitan, dan penampilan dari para seniman Bantul. Juga dimeriahkan anjungan kuliner Mataraman.

"Bantul Duwe Gawe ini artinya memanusiakan seniman, memanusiakan UMKM. Kegiatan ini dikemas dengan sangat apik dengan melibatkan banyak seniman yang semuanya warga Bantul. Selama enam hari, Bantul akan disuguhkan pagelaran yang luar biasa," kata Wabup Joko Purnomo.

Gelaran yang diadakan Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul berkolaborasi dengan instansi terkait di lingkungan pemkab tersebut, pada hari pertama pelaksanaan mampu menyedot animo masyarakat usai pembukaan pada Senin (24/6) malam.

Dengan demikian, menurut Wabup Bantul, selain sebagai wadah untuk mengenalkan aktivitas budaya khas Kabupaten Bantul, ajang tersebut juga sebagai upaya dalam menarik wisatawan dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

19 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

25 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.