Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menlu Jerman Tegaskan Pentingnya Perlindungan Bagi Jurnalis

📅 Selasa, 18 Jun 2024, 00:34 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu Jerman Tegaskan Pentingnya Perlindungan Bagi Jurnalis Doc: Antara/Bayu Prasetyo
Ket. Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock dalam pidato utama Forum Media Global (GMF) 2024 di Pusat Konferensi Dunia di Bonn (WCCB), Jerman pada Senin (17/6/2024).

Bonn - Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock menegaskan pentingnya perlindungan bagi jurnalis dalam menjalankan tugasnya di berbagai negara, baik dari kekerasan maupun penyalahgunaan kecerdasan buatan.

"Akibat konflik pada 2023 saja, setidaknya 120 jurnalis tewas saat bertugas. Hampir sepertiganya berada di Jalur Gaza, dan itu tidak dapat kita diterima," kata Baerbock dalam pidato utama Forum Media Global (GMF) 2024 di Pusat Konferensi Dunia di Bonn (WCCB), Jerman pada Senin.

Menurut dia, jurnalis kerap menjadi target dalam hukum maupun kawasan konflik.

Baerbock menyadari jurnalis mendapat risiko besar akibat tekanan dan ancaman saat menjalankan tugasnya.

"Oleh karena itu apa yang perlu kita lakukan adalah bagaimana memperkuat pernyataan kebebasan," kata Baerbock terkait kebebasan pers.

Hal pertama yakni melindungi ruang fisik jurnalis ketika melakukan tugasnya. Menurutnya, kebebasan pers bukan hanya mencerminkan kebebasan terhadap media, tetapi juga penguatan terhadap demokrasi.

Kemudian hal kedua yaitu perlunya kepastian terhadap kemajuan teknologi agar tidak mengganggu ruang digital bagi kebebasan pers.

Dia menjelaskan bagaimana kecerdasan buatan dapat dengan murah, mudah, dan efektif menciptakan kampanye disinformasi. Hal itu bahkan dapat menurunkan kepercayaan kepada insitusi demokrasi.

Dorongan kepada penerbitan aturan terkait kecerdasan buatan perlu dilakukan. "Kita semua tidak hanya ingin memanfaatkan potensi besar kecerdasan buatan, namun juga kita perlu memastikan penggunaannya sesuai kewajaran dan etika," tegas Baerbock.

Global Media Forum 2024 diselenggarakan oleh Lembaga Penyiaran Publik Jerman Deutsche Welle di Kota Bonn pada 17-18 Juni 2024.

Dalam acara itu dibahas sejumlah persoalan terkait jurnalisme baik perlindungan jurnalis, penggunaan kecerdasan buatan, pemeriksaan fakta, hingga mengatasi gelombang berita palsu atauhoaks.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Nasional
Jepang Kirim Chinook Bantu ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.