Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKI Pertemukan Pelaku Usaha Bersertifikat TKDN dengan Para Kuasa Pengguna Anggaran

📅 Rabu, 12 Jun 2024, 00:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
DKI Pertemukan Pelaku Usaha Bersertifikat TKDN dengan Para Kuasa Pengguna Anggaran Doc: ANTARA/HO-PPKUKM
Ket. Acara "business matching" yang digelar oleh Pemprov DKI Jakarta di Jakarta, Selasa (11/6/2024).

Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar "business matching" untuk mempertemukan para pelaku usaha industri yang telah memiliki sertifikat Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dengan para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) di lingkungan pemerintah daerah.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) Provinsi DKI Jakarta Elisabeth Ratu Rante Allo di Jakarta, Selasa, mengatakan bahwa acara yang diselenggarakan di Balai Kota Jakarta ini berlangsung pada 10-13 Juni untuk mempertemukan penyedia produk dan para pejabat.

"'Business matching' merupakan agenda rutin Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta," katanya.

Menurut dia, dalam acara ini mempertemukan para pelaku usaha industri yang telah memiliki sertifikat TKDN dengan para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan Barang/Jasa (PPBJ) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), khususnya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Ratu mengatakan, implementasi program penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang atau jasa di Provinsi DKI Jakarta telah berjalan dengan baik.

Berdasarkan pantauan laman Bigbox Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP), per 9 Juni 2024, Provinsi DKI Jakarta telah merealisasikan belanja Produk Dalam Negeri (PDN) sebesar Rp14,02 triliun.

"Nilai ini merupakan 46 persen dari komitmen belanja PDN pada rencana umum pengadaan (RUP) yang mencapai Rp30,47 triliun," tuturnya.

Asisten Deputi Sumber Daya Manusia Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves), Hermin Esti Seryowati mengapresiasi kinerja Pemprov DKI Jakarta yang memiliki komitmen tinggi dalam hal belanja produk dalam negeri.

"Pada acara Temu Bisnis Nasional Ketujuh di Bali, terlihat Pemprov DKI Jakarta memang selalu menjadi langganan untuk juara. Hal ini bisa dijadikan contoh dan motivasi bagi pemda lain karena komitmen untuk belanja produk dalam negeri sangat tinggi," katanya.

Adapun, produk bersertifikat TKDN yang dipamerkan sangat beragam, mulai dari furnitur, gawai, seragam hingga kendaraan listrik. "Business matching" kali ini diikuti oleh 19 peserta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.