Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polairud Jambi periksa nakhoda tongkang batu bara tabrak keramba ikan

📅 Selasa, 11 Jun 2024, 16:01 WIB | Oleh:
Polairud Jambi periksa nakhoda tongkang batu bara tabrak keramba ikan Doc: ANTARA/HO-Dokumen pribadi
Ket. Tongkang batu bara yang menabrak keramba ikan milik warga di Desa Pematang Jering, Muaro Jambi, Minggu (9/6/2024).

Jambi - Ditpolairud Polda Jambi memeriksa nakhoda dan anak buah kapal (ABK) tongkang bermuatan batu bara yang menabrak keramba ikan milik warga di Desa Pematang Jering, Jambi Luar Kota, Muaro Jambi.

Kasubdit Gakkum Ditpolairud Jambi AKBP Wahyu Hidayat dalam keterangannyadi Jambi, Selasa, mengatakan saat ini kepolisian memeriksa nakhoda dan ABK dan masih dilakukan mediasi terkait ganti kerugian akibat insiden tersebut.

Atas kejadian tabrakan pada Minggu (9/6) itu,Polairud Jambi telah mendatangi lokasi kejadian. Kepolisian juga telah bertemu dengan warga pemilik keramba ikan tersebut. Adapun nakhoda tongkang bermuatan batu bara itu berinisial M (36) dan ABK berjumlah empat orang.

Ia menjelaskan, kejadian tongkang batu bara menabrak keramba ikan ini bermula saat kapal tongkang TB RMK 502 yang menarik BG Royal Tama melakukan pelayaran dari Matagual, Kabupaten Batanghari menuju Pelabuhan Talang Duku, Muaro Jambi.

Saat melewati perairan di Desa Pematang Jering, kapal yang menarik tongkang itu mengalami gangguan pada mesin.

Wahyu menyebutkan, mesin kapal mati dan kapal hanyut terbawa arus. Saat itu, nakhoda terjun ke Sungai Batanghari dan membawa tali kapal ke pinggir sungai untuk diikat ke batang pohon yang ada di pinggir sungai. Pada saat mengikat itulah, tongkang batu bara menyenggol keramba ikan milik warga.

Wahyu mengatakan pihaknya juga sudah menghitung kerugian petani keramba ikan tersebut. Adapun total seluruh kerugian berkisar Rp99,5 juta.

Saat ini, kata dia, kapal dan tongkang diikat di dekat tempat kejadian perkara (TKP).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.