Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Baru Potensi Korupsi PPDB Besar Terjadi

📅 Selasa, 11 Jun 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Baru Potensi Korupsi  PPDB Besar Terjadi Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji.

JAKARTA - Koordinator Nasional Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI), Ubaid Matraji, menilai korupsi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) berpotensi kembali terjadi. Hal ini mengingat tidak adanya perbaikan sistemik yang dilakukan pemerintah, dalam hal ini Kemendikbudristek.

"Dalam konteks PPDB, terakhir sistem PPDB ada Permendikbud itu tahun 2021. Jadi selama ini tidak ada perubahan sistem. Karena tidak ada perubahan sistem, maka kami punya dugaan kuat (korupsi) potensial akan terulang kembali di 2024," ujar Ubaid, dalam Diskusi Media Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Jakarta, Senin (10/6).

Dia menjelaskan, banyak kasus gratifikasi atau titipan yang dilakukan baik pihak internal maupun eksternal sekolah. Di sisi lain, pemerintah juga lebih fokus pada pengurangan kuota jalur PPDB, seperti pengurangan persentase jalur Zonasi. "Persoalan PPDB tidak selesai-selesai, karena ribut dengan jalur-jalur tadi. Padahal sistemnya sendiri tidak berkeadilan," jelasnya.

Kekurangan Kursi

Ubaid mengungkapkan, tujuan PPDB Zonasi adalah pemerataan akses dan mutu pendidikan. Meski demikian, pemerintah belum menyentuh persoalan dasar dalam akses pendidikan yaitu ketersediaan kursi bagi calon siswa.

Dia menjelaskan, data nasional Kemendikbudristek tahun 2023 menunjukkan ada 10,523,879 peserta didik tidak tertampung di sekolah negeri sehingga masuk sekolah swasta. Dampak lainnya adalah saat ini ada sekitar 3 juta anak yang tidak sekolah.

"Bangku kurang ini solusinya tidak pernah dipikirkan. Pemerintah mewajibkan seluruh anak untuk sekolah, tapi pemerintah tidak menyiapkan kursi yang cukup," katanya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

44 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

50 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.