Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hasil Sidang Isbat Bukan Keputusan Menteri Agama

📅 Senin, 10 Jun 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Hasil Sidang Isbat Bukan Keputusan Menteri Agama Doc: Istimewa
Ket. Direktur Jenderal Bina Masyarakat Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin.

JAKARTA - Direktur Jenderal Bina Masyarakat Islam, Kementerian Agama (Kemenag), Kamaruddin Amin, mengatakan, hasil Sidang Isbat bukan keputusan Menteri Agama (Menag). Menurutnya, hasil Sidang Isbat berdasarkan musyawarah organisasi masyarakat (ormas) Islam.

"Keputusan Sidang Isbat bukan semata-mata keputusan Menteri Agama, namun sebuah hasil musyawarah bersama-sama," ujar Kamaruddin, dalam keterangannya, di Jakarta, Minggu (9/6).

Dia menerangkan, sudah 62 tahun Sidang Isbat digelar di Indonesia. Langkah tersebut merupakan bentuk kehadiran negara untuk memberi pedoman bagi umat beragama dalam penetapan awal bulan yang berkaitan dengan ibadah umat Islam.

Kamaruddin menambahkan, peran pemerintah dalam proses Sidang Isbat adalah fasilitator bagi ormas Islam dan pihak terkait lainnya untuk bermusyawarah. Agar hasil Sidang Isbat dapat dipedomani masyarakat, pemerintah menerbitkan dalam Keputusan Menteri Agama yang memiliki kekuatan hukum.

"Ormas Islam memiliki perbedaan metode penetapan awal bulan Kamariah. Untuk meminimalisasi dampak negatif dari perbedaan yang ada, maka Sidang Isbat dilaksanakan," jelasnya.

Idul Adha

Sebelumnya, pemerintah menggelar Sidang Isbat penentuan Idul Adha tahun 2024. Sidang Isbat telah memutuskan 1 Zulhijah 1445 H jatuh pada 8 Juni 2024, sehingga Idul Adha jatuh pada tanggal 17 Juni 2024.

"Semua komponen yang diundang hadir dan sepakat atas penetapan satu bulan Zulhijah jatuh pada 8 Juni 2024," kata Ketua DPR Komisi VIII Ashabul Kahfi.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Abdullah Jaidi turut bersyukur seluruh Ormas Islam sependapat bahwa Idul Adha jatuh pada tanggal 17 Juni 2024. Meski Arab Saudi menetapkan Idul Adha tanggal 16 Juni 2024, menurutnya perbedaan tersebut tidak perlu menjadi persoalan.

"Kita ciptakan suasana kedamaian, kasih sayang di antara kita pada kehidupan ini, agar bangsa Indonesia kita menjadi bangsa yang penuh kedamaian," tuturnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Olahraga
Tinggalkan Skuad Portugal, ...

Pria Terduga Perencana Pembunuh PM Polandia Donald Tusk Ditangkap

21 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Pria Terduga Perencana Pemb...
Olahraga
PBB Kecam Pelecehan Rasis t...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.