Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

WHO Menganalisis Kasus Flu Burung yang Akibatkan Kematian

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 00:00 WIB | Oleh:
WHO Menganalisis Kasus Flu Burung yang Akibatkan Kematian Doc: ISTIMEWA
Ket. Seorang pria berusia 59 tahun di Meksiko meninggal karena jenis flu burung H5N2, setelah mengalami demam, sesak napas, diare, dan mual.

JENEWA - Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organisation (WHO), pada Kamis (6/6), mengatakan pihaknya sedang menunggu data urutan genetik lengkap setelah seorang pria meninggal karena flu burung di Meksiko, yang merupakan kasus pertama infeksi virus H5N2 yang dikonfirmasi pada manusia.

Petugas teknis di program influenza global WHO, Aspen Hammond, mengatakan sejauh ini tidak ada infeksi lebih lanjut yang terkait dengan kasus ini. "Karakterisasi virus ini masih berlangsung dan data urutan genetik akan segera tersedia. Virus H5N2 sudah lama terdeteksi pada burung," kata Hammond dalam webinar.

Dikutip dari The Straits Times, WHO dalam sebuah pernyataan menyebutkan pria berusia 59 tahun yang meninggal setelah menderita demam, sesak napas, diare dan mual, tidak memiliki riwayat paparan unggas atau hewan lain dan beberapa kondisi medis yang mendasarinya.

Warga Negara Bagian Meksiko, yang berada di pinggir Ibu Kota, dirawat di rumah sakit pada 24 April di Mexico City dan meninggal pada hari yang sama.

"Ini adalah kasus infeksi virus influenza A (H5N2) pada manusia pertama yang dikonfirmasi laboratorium dan dilaporkan secara global," kata WHO.

Kementerian Kesehatan Meksiko mengatakan dalam sebuah pernyataan korban memiliki riwayat penyakit ginjal kronis, diabetes tipe 2, dan hipertensi arteri sistemik yang sudah berlangsung lama.

"Tidak ada risiko penularan bagi populasi. Semua sampel dari kontak yang diidentifikasi (pasien) negatif," kata pernyataan itu.

Pantau Peternakan

Pihak berwenang sedang memantau peternakan di dekat rumah korban dan telah membentuk sistem pemantauan permanen untuk mendeteksi kasus-kasus lain pada satwa liar di daerah tersebut.

Otoritas kesehatan Meksiko melaporkan kasus yang dikonfirmasi ke WHO pada 23 Mei setelah melakukan tes laboratorium. Sumber paparan virus tersebut saat ini tidak diketahui, kata WHO, meskipun kasus H5N2 telah dilaporkan pada unggas di Meksiko.

Berdasarkan informasi yang tersedia, risiko terhadap masyarakat umum adalah rendah. Varian lain dari flu burung, H5N1, telah menyebar selama berminggu-minggu di kalangan ternak sapi perah di Amerika Serikat, dan sejumlah kecil kasus dilaporkan terjadi pada manusia.

Namun, tidak satu pun dari penyakit tersebut yang menular dari manusia ke manusia, dan penyakit ini justru menular dari ternak ke manusia. Tidak ada vaksin khusus untuk mencegah infeksi virus flu burung. Namun, kandidat vaksin telah dikembangkan sebagai bagian dari kesiapsiagaan pandemi.

WHO mengindikasikan mereka telah mencapai kesepakatan dengan 15 produsen vaksin untuk memiliki akses real-time terhadap sekitar 10 persen produksi vaksin di masa depan jika terjadi pandemi flu burung. Dosis akan didistribusikan ke negara-negara berdasarkan risiko dan kebutuhan kesehatan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Trump Teken Percepatan Tekn...
Megapolitan
Kebudayaan Harus Menjadi Id...
Megapolitan
Puncak HUT Jakarta Dipusatk...
Luar Negeri
Wabah Ebola Kongo Tembus 1....
Rona
Remake 'The Blair Witch Pro...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.