Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Anggota Parlemen Koalisi Dukung Penuh Modi

📅 Sabtu, 08 Jun 2024, 02:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Anggota Parlemen Koalisi Dukung Penuh Modi Doc: AFP/Money SHARMA
Ket. Modi Berterima Kasih | PM India, Narendra Modi, mengacungkan jari tanda kemenangan di markas Partai Bharatiya Janata di New Delhi, saat merayakan kemenangan partainya pada Selasa (4/6) lalu. Pada Jumat (7/6), PM Modi berterima kasih pada anggota parlemen koalisi karena dengan suara bulat setuju untuk mendukung masa jabatan ketiganya. 

NEW DELHI - Perdana Menteri India, Narendra Modi, pada Jumat (7/6) berterima kasih kepada anggota parlemen sekutunya karena dengan suara bulat setuju untuk mendukung masa jabatan ketiganya, setelah pemilu yang sangat ketat memaksa partainya untuk bergantung pada mitra koalisi untuk mempertahankan kekuasaannya.

Partai Bharatiya Janata (BJP) yang merupakan partai nasionalis Hindu yang dipimpin Modi telah memerintah selama satu dekade terakhir, namun kali ini gagal mengulangi dua kemenangan telak sebelumnya, hal ini bertentangan dengan ekspektasi para analis dan hasil jajak pendapat.

Modi akhirnya terpaksa segera melakukan perundingan kilat dengan koalisi Aliansi Demokratik Nasional (NDA) yang beranggotakan 15 partai agar ia bisa memiliki jumlah anggota parlemen yang cukup untuk memerintah.

Partai Modi belum mengungkapkan konsesi apa yang diberikan kepada anggota aliansi untuk mendapatkan dukungan mereka, namun beberapa partai besar sedang mencari portofolio menteri yang bagus.

"Saya sangat beruntung Anda memilih saya sebagai pemimpin NDA dengan konsensus penuh," kata Modi pada pertemuan hampir 300 anggota parlemen koalisi tersebut yang diadakan di parlemen India. "Mayoritas sangat penting untuk menjalankan negara, itulah esensi demokrasi. Namun untuk menjalankan suatu negara, konsensus juga penting," imbuh dia.

Pertemuan tersebut hanya formalitas setelah para pemimpin masing-masing partai menjamin dukungan mereka pada awal pekan ini, seperti halnya kunjungan Modi ke Presiden Droupadi Murmu pada Jumat untuk meminta persetujuan resminya untuk membentuk pemerintahan berikutnya.

Namun ini juga merupakan kesempatan untuk menunjukkan kesepakatan antara Modi dan mitra barunya di pemerintahan.

Potensi Perselisihan

Pada pemilu yang baru saja digelar, BJP hanya bisa meraih 240 kursim, jauh menurun dari 303 kursi yang dimenangkannya lima tahun lalu. Sedangkan jumlah minimal kursi yang dibutuhkan untuk meraih mayoritas di pemerintahan yaitu 272 kursi.

Saat ini aliansi NDA dan BJP menguasai 293 kursi di majelis rendah parlemen dari total 543 kursi. Meskipun ada persatuan, analis politik Zoya Hasan dari Universitas Jawaharlal Nehru mengatakan kepadaAFPbahwa aliansi koalisi baru Modi dapat menyebabkan perselisihan di kemudian hari.

Laporan media India mengatakan Modi kemungkinan akan dilantik sebagai perdana menteri pada Minggu (9/6) malam. Para pemimpin regional termasuk Sheikh Hasina dari Bangladesh dan Presiden Sri Lanka, Ranil Wickremesinghe, mengatakan mereka akan menghadiri upacara tersebut.

Pada Selasa (4/6) lalu saat diumumkan hasil pemilu, Modi bersikeras bahwa hasil pemilu adalah kemenangan yang memastikan dia dapat melanjutkan agendanya.

"Masa jabatan ketiga kami akan menjadi salah satu keputusan besar dan negara ini akan menulis babak baru pembangunan," kata Modi di hadapan kerumunan pendukungnya di ibu kota New Delhi setelah kemenangannya. AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Kantor Bahasa Gorontalo Sia...
Megapolitan
Bantargebang Antisipasi Cua...
Megapolitan
Perpustakaan Harus Bisa Men...
Nasional
Kemarau Ekstrem Ancam Babel...
Hasil Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Timnas Spanyol Singkirkan Portugal Berkat Gol Merino di Injury Time, Perjalanan Cristiano Ronaldo Berakhir

Hasil Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Timnas Spanyol Singkirkan Portugal Berkat Gol Merino di Injury Time, Perjalanan Cristiano Ronaldo Berakhir

07 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 8
# 8
OJK Dorong Penguatan Ekosistem Karbon
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.