Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Perlu Transformasi Sektor Kesehatan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

📅 Jumat, 07 Jun 2024, 00:00 WIB | Oleh:
Perlu Transformasi Sektor Kesehatan untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi Doc: FOTO: KEMENTERIAN KOORDINATOR BIDANG PEREKONOMIAN
Ket. Menko bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, pada acara HSBC Investment Forum 2024 yang bertema “Empowering Indonesia’s 2045 Golden Vision within Helthcare Transformation” di Jakarta, Kamis (6/6).

JAKARTA - Diperlukan adanya transformasi di sektor kesehatan untuk dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang signifikan. Masyarakat yang sehat dan produktif menjadi kunci untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang signifikan bagi kesejahteraan sosial yang lebih merata.

"Transformasi sektor kesehatan sendiri menjadi pilar utama dalam mendukung pencapaian visi tersebut," kata Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam sambutannya secara virtual pada acara HSBC Investment Forum 2024, di Jakarta, Kamis (6/6).

Airlangga pada acara yang bertema Empowering Indonesia's 2045 Golden Vision within Helthcare Transformation ini mengatakan transformasi di sektor kesehatan juga menjadi kunci agar dapat mencapai visi Indonesia Emas 2045.

Seperti dikutip dari Antara, Airlangga menjelaskan Indonesia Sehat merupakan salah satu target dalam transformasi sosial menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui program itu, pemerintah berfokus pada pembangunan sistem kesehatan yang kuat dan responsif untuk memastikan masyarakat hidup sehat dan panjang umur, dengan target stunting di bawah 5 persen serta eliminasi tuberculosis (TBC) dan kusta.

"Strategi utamanya meliputi penguatan tenaga medis, pengembangan layanan kesehatan hingga ke desa, peningkatan gizi pada 1.000 hari pertama kehidupan, pendidikan dokter spesialis berbasis rumah sakit, serta pengendalian konsumsi produk berbahaya bagi kesehatan masyarakat," ujar Airlangga.

Lebih Efisien

Berbagai perkembangan yang signifikan pada industri layanan kesehatan Indonesia turut mendukung layanan yang lebih efisien dan terjangkau. Peningkatan adopsi teknologi dalam layanan kesehatan, seperti telemedicine, big data, dan penggunaan kecerdasan buatan (AI) untuk diagnosis dan perawatan.

Perkembangan ini diikuti dengan upaya pemerintah dalam dalam meningkatkan kualitas tenaga kesehatan melalui pelatihan dan pendidikan berkelanjutan. Pemerintah terus memberikan dukungan melalui anggaran kesehatan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar 186,4 triliun rupiah, naik 8,1 persen dari tahun sebelumnya.

Kebijakan ini mencakup inisiatif untuk mendorong industri farmasi, meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan, serta mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain itu, ada fokus pada transformasi sistem kesehatan dan pencegahan tengkes (stunting) yang menunjukkan komitmen berkelanjutan pemerintah dalam memperkuat sektor kesehatan nasional.

"Pemerintah juga terus memberikan dukungan melalui insentif fiskal untuk mendorong investasi industri pionir dan strategis, termasuk industri farmasi dan alat kesehatan. Di antara dukungannya adalah Tax Holiday, Super Tax Deduction untuk penelitian dan pengembangan hingga 300 persen serta Super Tax Deduction Vokasi hingga 200 persen," kata Airlangga.

Pelaksanaan program-program transformasi sektor kesehatan harus didukung oleh para pemangku kepentingan (stakeholders) untuk mencapai tujuan besar Indonesia Emas 2045, sehingga kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat menjadi sangat penting.

"Kami mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dan berinovasi menciptakan sistem kesehatan yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan. Semoga juga acara hari ini dapat menjadi navigasi dan pedoman arah yang baik bagi kita semua dalam mendukung transformasi dan kemajuan sektor kesehatan di Indonesia," kata Airlangga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Teknologi Makin Canggih, Kenapa Hilirisasi Indonesia Masih Tersendat?
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai kendala hilirisasi; dari ...
  • Ambisi Semikonduktor Nasional Terhalang Ekosistem Industri
    Preview komentar:
    Tantangan mendasar yang dipaparkan secara tajam dalam artikel ...
  • Pemprov Kaltara Dorong UMKM Dilibatkan dan Masuk Kawasan Industri
    Preview komentar:
    Langkah strategis Pemprov Kaltara memfasilitasi UMKM lokal untuk ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile

Harga Cabai Rawit Rp52.750/Kg, Telur Ayam Rp22.650/Kg

53 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp52.750/...
Ekonomi
Menhub Tegaskan Pembenahan ...
Ekonomi
QRIS Makin Diminati! BI Sul...
Daerah
NTT Kembali Diguncang Gempa...

Muara Enim Coba Atur Hasil Audit BPK

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Muara Enim Coba Atur Hasil ...
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

Andrea Bocelli Siap Gelar Konser "Romanza 30th Anniversary World Tour" di Indonesia

20 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.